Arus Balik Lebaran di Ponorogo Meroket, Ribuan Tunggu
Gambar atau konten salah?
Arus balik Lebaran di Terminal Seloaji Ponorogo meroket pada 24 Maret 2026 siang. Ribuan penumpang menumpuk di terminal, semua menuju kota besar seperti Surabaya, Jakarta, atau luar Pulau Jawa.
Kepala Terminal, Dendy Trias Surendra, mengaku lonjakan penumpang sudah terlihat sejak tengah malam. “Siang ini di terminal merupakan puncak arus balik. Tujuan penumpang menuju Surabaya, Jakarta, maupun luar Jawa. Sampai pukul 00.00 WIB tadi, armada yang berangkat sebanyak 269 bus dengan jumlah penumpang mencapai 5.323 orang,” ujarnya.
Menurut Dendy, jumlah penumpang masih akan terus bertambah hingga sore dan malam. “Ada tambahan sekitar 6.000 sampai 7.000 penumpang. Siang sampai sore atau malam bisa terjadi lonjakan arus balik dari Ponorogo ke Surabaya atau Jakarta,” jelasnya.
Lonjakan ini membuat penumpukan di dalam terminal. Banyak penumpang terpaksa menunggu karena tidak kebagian tempat di bus. “Banyak penumpang menunggu karena tidak muat. Terjadi penumpukan penumpang, terutama yang sudah menunggu sejak malam tadi,” kata Dendy.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihak terminal sudah menyiapkan berbagai langkah. “Kami sudah menyiapkan tambahan armada untuk mengangkut penumpang, terutama yang sudah menunggu. Hari ini kami siagakan tambahan perjalanan, termasuk rute Ponorogo-Madiun,” paparnya.
Dendy juga menegaskan bahwa kondisi lalu lintas turut mempengaruhi ketersediaan armada. “Perjalanan bisa molor hampir satu jam karena macet. Armada dari Surabaya yang seharusnya datang jadi terlambat, sehingga bus yang tersedia menjadi terbatas,” imbuhnya.
Solusi lain adalah menggandeng bus alternatif, baik angkutan antar kota antar provinsi (AKAP), antar kota dalam provinsi (AKDP), maupun bus pariwisata. “Ada sekitar 20 sampai 30 armada tambahan yang disiapkan. Bahkan total penambahan mencapai 100 bus dari AKAP, AKDP, dan bus pariwisata untuk mengurai kepadatan penumpang yang melebihi kapasitas,” pungkasnya.
Dengan tambahan armada dan bus alternatif, terminal berharap dapat mengurangi kepadatan dan menurunkan waktu tunggu penumpang. Situasi ini mencerminkan tantangan logistik yang sering muncul saat arus balik Lebaran, di mana permintaan transportasi melampaui kapasitas yang tersedia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Slamet Santoso Resmi Bergabung Sokol Pyrzyce, Klub Polandia
Delapan Kabupaten Jatim Siaga Darurat Kekeringan Surabaya
Persebaya Surabaya Resmi Berpisah dengan Mihailo Perovic
Santerra De Laponte: Tujuan Foto Keluarga di Pujon Malang
Timnas U‑19 Siap Hadapi Timor Leste, Kaka Fokus Evaluasi
Tim Tabur Tangkap Liauw Inggarwati dan Bastian Widjaja
Berita Terbaru
Jembatan Batang A: Lalu Lintas Satu Lajur, Rute Alternatif
Gubernur Jateng Atur Ulang Anggaran 2026 untuk Perbaikan Jalan
Slamet Santoso Resmi Bergabung Sokol Pyrzyce, Klub Polandia
Delapan Kabupaten Jatim Siaga Darurat Kekeringan Surabaya
Ronaldo Usia 41 Tahun Siap Menjuarai Piala Dunia 2026
Makanan Sederhana Dulu, Kini Warisan Kuliner Nasional
Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho 2026
PHK Januari-April 2026: Jawa Barat Terbanyak, 5.044 Orang
