Bagnaia Bantah Mental Goyah Gara-gara Marquez

Guntur P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 32 dibaca
Bisik.id
Bagnaia Bantah Mental Goyah Gara-gara Marquez

Gambar atau konten salah?

Performa Francesco Bagnaia di Ducati menunjukkan penurunan setelah kedatangan Marc Marquez. Bagnaia sendiri membantah jika kesulitan yang dialaminya disebabkan oleh faktor mental akibat performa rekan setimnya tersebut.

Setelah memimpin kejuaraan selama tiga musim berturut-turut, Bagnaia mengalami kesulitan signifikan di MotoGP 2025. Ia tampak kesulitan mengimbangi laju Marquez, dan performanya makin merosot di paruh kedua musim. Kegagalan meraih poin di lima balapan terakhir membuatnya harus puas menempati posisi kelima pada klasemen akhir.

Sebaliknya, Marc Marquez memulai perjalanannya dengan sangat baik. Marquez mendominasi kejuaraan, memenangkan 25 dari 36 balapan selama 18 seri. Kemenangan ini termasuk 11 grand prix sebelum ia mengamankan gelar juara dunia kesembilannya pada kariernya.

Kesulitan Bagnaia tampaknya berlanjut memasuki awal MotoGP 2026. Dalam seri pembuka di Thailand, Bagnaia hanya mampu finis di posisi kesembilan baik pada sesi sprint maupun balapan utama. Meskipun demikian, Bagnaia menyatakan bahwa masalah yang ia hadapi murni terkait perubahan pada motor Ducati-nya.

“Marc datang dan mendominasi; tidak ada yang bisa membantah hal itu,” ujar juara dunia tiga kali tersebut. “Saya kesulitan karena motornya telah berubah dari tahun sebelumnya, saat motor itu masih sangat baik. Saya sangat kesulitan; ini bukan karena Marc, tetapi karena saya tidak mampu menunjukkan potensi penuh saya,” jelas Bagnaia.

Hasil kurang memuaskan pada musim lalu diperkirakan akan memengaruhi masa depan Francesco Bagnaia di Ducati. Pabrikan Italia itu dikabarkan tidak akan memperpanjang kontrak Bagnaia yang berakhir pada akhir 2026. Ducati disebut telah mencapai kesepakatan untuk merekrut Pedro Acosta sebagai rekan baru Marc Marquez.

Francesco Bagnaia mengalami penurunan performa setelah Marc Marquez bergabung dengan Ducati, meskipun Bagnaia mengklaim kesulitan utamanya adalah adaptasi dengan perubahan motor, bukan karena tekanan dari performa Marquez. Kontrak Bagnaia yang akan berakhir di penghujung 2026 menjadi sorotan seiring rumor Ducati mengincar Pedro Acosta sebagai tandem Marquez musim depan.

Francesco BagnaiaMarc MarquezDucatiMotoGP 2025Kesulitan PeccoPedro AcostaKontrak Bagnaia

Komentar

Memuat komentar...