BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia

Bima J. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia

Gambar atau konten salah?

Philadelphia — Sebuah cabang olahraga tarung yang relatif baru mulai mencuri perhatian. Namanya Bare Knuckle Boxing, atau disingkat BKB. Organisasi ini menggelar pertandingan tinju tanpa sarung tangan. Dan mereka punya ambisi besar: ingin mendunia.

BKB didirikan pada tahun 2015 oleh Mike Vazquez, seorang pengusaha, dan Dhafir "Dada 5000" Harris, mantan petarung profesional. Sejak awal, mereka ingin mengubah citra bare knuckle boxing yang sering dianggap liar menjadi olahraga yang teratur, memiliki regulasi jelas, dan bisa ditonton secara global. Kini, BKB mengklaim diri sebagai organisasi bare knuckle boxing terbesar di dunia.

Untuk mengejar popularitas organisasi tarung raksasa seperti UFC dan ONE Championship, BKB mengambil langkah strategis. Mereka merekrut seseorang yang sudah malang melintang di kedua organisasi tersebut. Orang itu adalah Loren Mack. Ia baru saja ditunjuk sebagai Chief Marketing Officer (CMO) dan Executive Vice President of Strategy di BKB.

Mack bukan pendatang baru di dunia olahraga tarung. Ia membawa pengalaman lebih dari dua dekade dalam membangun merek-merek olahraga tarung terkemuka. Penunjukannya menjadi sinyal bahwa BKB serius mempercepat ekspansi globalnya.

Apa saja tugas Mack? Ia akan memimpin strategi merek global BKB. Ia juga bertanggung jawab atas pertumbuhan audiens dan konten, pemasaran siaran televisi dan platform streaming, serta strategi untuk meningkatkan permintaan tiket acara langsung. Tidak hanya itu, Mack juga akan mengurus strategi pemasaran yang mendukung sponsor dan kemitraan organisasi. Ia bahkan akan membantu merumuskan strategi korporasi dan bisnis BKB secara keseluruhan. Perannya dianggap penting untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang dan meningkatkan nilai organisasi.

Mack punya pandangan sendiri soal ekspansi. Ia tidak hanya berpikir soal menjangkau pasar baru. "Ekspansi global bukan sekadar menjangkau pasar baru—tetapi tentang membangun peluang yang benar-benar bermakna," kata Mack dalam sebuah pernyataan. Ia secara khusus menyebut Asia Tenggara, dan Indonesia, sebagai wilayah yang sedang ia pertimbangkan serius untuk lokasi penyelenggaraan event di masa depan.

Sebelum bergabung dengan BKB, Mack menjabat sebagai Senior Vice President of Corporate Communications di Professional Fighters League (PFL). Di sana, ia berperan penting dalam ekspansi internasional organisasi. Ia memimpin berbagai hal: pemasaran, pengembangan merek, hubungan investor, kemitraan komersial, hak siar media, hingga strategi bisnis.

Sebelum PFL, Mack juga pernah menduduki berbagai posisi kepemimpinan eksekutif di ONE Championship. Kariernya dimulai di UFC, tepatnya pada salah satu periode paling transformatif dalam sejarah perusahaan itu. Sepanjang kariernya, Mack telah memimpin berbagai inisiatif global. Cakupannya luas: pemasaran, media, pengembangan atlet, aktivasi sponsor, pengembangan bisnis, dan ekspansi internasional di Amerika Utara, Asia, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Kontribusinya tidak kecil. Ia membantu mengembangkan properti olahraga global, memperluas distribusi media, memperkuat kemitraan komersial, dan mendukung investasi senilai ratusan juta dolar.

Mack sendiri optimistis dengan langkah barunya. "Saya beruntung pernah menjadi bagian dari beberapa organisasi luar biasa sepanjang karier saya, tetapi saya benar-benar percaya bahwa ini adalah peluang terbesar di dunia olahraga tarung saat ini," ujarnya.

Ia menambahkan, "BKB memiliki momentum yang luar biasa dan telah memantapkan posisinya sebagai organisasi bare knuckle boxing terbesar dan paling banyak ditonton di dunia. Saya sangat antusias untuk terus meningkatkan nilai merek BKB, memperluas jejak globalnya, mengembangkan peluang bisnis baru, serta memperkenalkan BKB kepada jutaan penggemar baru di seluruh dunia termasuk Indonesia."

David Tetreault, Chief Executive Officer (CEO) BKB, juga percaya bahwa Mack adalah orang yang tepat. "Loren menghadirkan kombinasi langka antara visi strategis, keahlian pemasaran, kepemimpinan komersial, serta jaringan industri yang mendalam yang dibangun selama lebih dari dua dekade di dunia olahraga," kata David.

Ia melanjutkan, "Pengalamannya dalam membangun merek global dan mendorong pertumbuhan bisnis akan sangat berharga ketika kami terus memperluas basis penggemar, memperkuat kemitraan strategis, dan membawa BKB kepada jutaan penggemar di seluruh dunia."

BKB memang masih kalah populer dibanding UFC atau ONE Championship. Tapi dengan merekrut orang seperti Mack, mereka menunjukkan bahwa mereka tidak hanya ingin menjadi pemain kecil. Mereka ingin bersaing di panggung global. Dan Indonesia, menurut Mack, ada dalam radar mereka.

Bare Knuckle BoxingBKBekspansi globalLoren Mackolahraga tarungIndonesiapemasaran

Komentar

Memuat komentar...