Bahlil soal Rapor Memuaskan: Hak Mutlak Presiden

Sari D. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Bahlil soal Rapor Memuaskan: Hak Mutlak Presiden

Gambar atau konten salah?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia angkat bicara soal penilaian Presiden Prabowo Subianto yang menyebut kinerjanya memuaskan. Menurut Bahlil, urusan menilai menteri adalah hak mutlak presiden. Ia tidak ingin berkomentar lebih jauh.

"Ya, terkait dengan skor, itu kan yang mempunyai kewenangan progresif untuk menilai semua anggota kabinetnya adalah Bapak Presiden. Jadi saya nggak boleh mengomentari apapun dari apa yang diberikan," kata Bahlil di sela-sela acara peluncuran dan bedah buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di Djakarta Theatre pada Jumat, 07 Agustus 2026.

Bahlil mengaku menerima begitu saja setiap penilaian yang datang dari presiden. Ia bilang sudah terbiasa diremehkan. Tapi baginya, cara terbaik menjawab keraguan orang lain adalah lewat kerja keras dan hasil nyata.

"Saya memang dari dulu hidupnya sudah seperti itu. Ya, di-underestimate orang, saya harus terima. Tapi kita harus menjawab itu dengan prestasi, kita harus menjawab itu dengan kerja keras, kita harus menjawab itu dengan kerja tanpa menyerah untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara," jelasnya.

Sebelumnya, Prabowo meminta Bahlil terus mengabdi dan memanfaatkan semua pengalaman yang sudah ia dapat selama menjabat. Menurut Prabowo, sampai sekarang kinerja Bahlil layak mendapat rapor memuaskan.

"Pak Bahlil teruskan pengabdianmu dengan sebaik-baiknya. Ambil manfaat dari apa yang sudah kau pelajari. Saya terus menilai pekerjaan beliau, dan saya menilai sampai sekarang beliau harus saya kasih rapor memuaskan," ujar Prabowo.

Uniknya, Prabowo mengaku dirinya termasuk orang yang pelit memberi nilai tinggi. Ia bercanda bahwa nilai sempurna, yaitu 100, hanya milik Tuhan. Lalu nilai 99 milik MPR RI, 98 milik Presiden Indonesia, dan 97 milik DPR. Jadi, kata Prabowo, kalau seseorang mendapat nilai 91 atau 92, itu sudah tergolong tinggi.

Pernyataan Prabowo ini sekaligus menunjukkan standar penilaian yang ia terapkan di kabinetnya. Bukan sekadar angka, tapi juga soal konsistensi dan dedikasi dalam bekerja. Bagi Bahlil, penilaian semacam ini justru menjadi dorongan untuk terus membuktikan diri.

menteri ESDMBahlil Lahadaliapenilaian presidenkinerja memuaskanrapor memuaskankerja kerasPrabowo Subianto

Komentar

Memuat komentar...