Bahlil Sudah Coba Maung, Mobil Dinas Baru Menteri
Gambar atau konten salah?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku sudah menerima mobil dinas barunya. Mobil itu adalah Maung, buatan PT Pindad. Ia bahkan sempat menjajalnya pagi hari. Menurut Bahlil, mobil buatan dalam negeri ini nyaman dipakai. Tapi saat datang ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, ia tidak mengendarainya.
"Udah tadi pagi. Bagus. Cinta NKRI, buatan dalam negeri, Nyaman nggak, Pak? Nyamanlah. Barang yang sudah dikasih, fasilitas yang dikasih oleh negara pasti nyaman," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada 05 Oktober 2026.
Bahlil juga bilang mobil produksi lokal ini tidak kalah saing dengan kendaraan lain. Ia menekankan pentingnya mencintai produk buatan Indonesia. "Oh, sangat kompetitif. Kita harus cinta produk dalam negeri," ujarnya.
Maung rencananya akan menjadi kendaraan dinas resmi untuk para menteri di Kabinet Merah Putih. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto bahkan sudah menggunakan Maung MV 3 Garuda Limousine saat datang ke Istana Negara. Airlangga menyebut Maung adalah fasilitas yang memang diberikan untuk para menteri. Pengadaannya sudah dilakukan tahun ini, hanya saja pengirimannya masih terbatas.
"Ya kan memang fasilitasnya sudah diberikan. Pengadaannya kan sudah dilakukan tahun ini, jadi pengirimannya aja masih terbatas," jelas Airlangga.
Ia mengungkapkan bahwa para Menteri Koordinator dan kepala lembaga seharusnya sudah mulai menggunakan Maung. Menurut Airlangga, ada 18 unit Maung yang sudah dikirimkan. "Kepala Lembaga sama para Menko (sudah mulai pakai). Ada 18 kalau nggak salah," katanya.
Jadi, mobil Maung buatan Pindad ini sudah mulai didistribusikan ke sejumlah pejabat tinggi negara. Sebanyak 18 unit sudah dikirim, meskipun belum semua menteri menerimanya. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan produk dalam negeri di kalangan pejabat publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Investor Pasar Modal Tembus 32,17 Juta di September 2026
Utang Pinjol Tembus Rp106 Triliun, OJK Pantau Risiko Macet
OJK Jatuhkan Denda Rp112,79 Miliar ke 136 Pihak Pasar Modal
OJK Perluas Izin Usaha Dua Perusahaan Gadai ke Nasional
Bank Mayapada Masuk Fortune Indonesia 100:2026
Aset Asuransi Indonesia Capai Rp1.200 Triliun per Agustus 2026
