Bali Tuan Rumah ICANN87 Oktober 2026
Gambar atau konten salah?
Bali akan menjadi tuan rumah pertemuan besar komunitas internet dunia pada Oktober 2026. ICANN87 Annual General Meeting, forum internasional yang membahas tata kelola internet global, resmi digelar di Pulau Dewata.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan dukungan penuh untuk acara yang berlangsung pada 17-22 Oktober 2026. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyampaikan dukungan ini saat menerima kunjungan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) di kantor Komdigi, Jakarta.
Dalam pertemuan itu, Nezar menyambut baik delegasi ICANN dan PANDI. Mereka membahas persiapan ICANN87. Ia juga mengatakan undangan untuk Menteri Komunikasi dan Digital agar membuka forum internasional tersebut akan diteruskan untuk mendapat perhatian lebih lanjut.
Hadir dalam audiensi itu Samiran Gupta, Vice President Stakeholder Engagement and Managing Director Asia Pacific ICANN, serta Isnawan, Ketua Dewan Pengurus PANDI.
PANDI bertindak sebagai tuan rumah lokal. Mereka mengapresiasi dukungan dari Komdigi. Menurut PANDI, kolaborasi pemerintah menjadi faktor penting agar ICANN87 berjalan lancar. Mulai dari koordinasi lintas pemangku kepentingan, persiapan teknis, hingga memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem tata kelola internet global.
Bukan hanya persiapan acara yang dibahas. PANDI juga menyoroti pentingnya kerja sama dalam menangani penyalahgunaan nama domain di Indonesia. Termasuk domain yang dipakai untuk menyebarkan konten ilegal seperti judi online.
Saat ini, PANDI sudah mengembangkan Indonesia Domain Abuse Data Exchange (IDADX). Platform terpadu ini digunakan untuk memantau, menganalisis, dan mengoordinasikan penanganan penyalahgunaan nama domain secara lebih efektif.
Samiran Gupta, Vice President Stakeholder Engagement and Managing Director Asia Pacific ICANN, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah Indonesia. Dalam pertemuan itu juga dibahas berbagai kebutuhan teknis. Termasuk koordinasi terkait perizinan bea cukai dan keimigrasian untuk mendukung kelancaran forum internasional tersebut.
Penyelenggaraan ICANN87 menjadi momentum strategis bagi Indonesia. Negara ini bisa menunjukkan peran yang semakin besar dalam tata kelola internet global. Forum ini bukan hanya ajang diskusi kebijakan internet dunia. Acara ini juga diharapkan memperkuat komitmen Indonesia membangun ruang digital yang aman, inklusif, dan terpercaya.
Pendaftaran peserta ICANN87 sudah dibuka sejak 6 Juli 2026. Forum ini terbuka bagi komunitas internet, akademisi, pelaku industri, pemerintah, hingga masyarakat umum yang ingin mengikuti diskusi tentang masa depan tata kelola internet dunia.
Indonesia menjadi pusat perhatian karena dipilih sebagai tuan rumah pertemuan tahunan ICANN. Ini menunjukkan kepercayaan komunitas global terhadap peran Indonesia. Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, dari pemerintah hingga akademisi, untuk membahas kebijakan internet dunia. Dukungan penuh dari Komdigi dan kerja sama dengan PANDI menjadi kunci kelancaran acara. Selain itu, pengembangan IDADX menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menangani penyalahgunaan domain, termasuk konten ilegal seperti judi online.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Space Balls di Pantai Queensland, Ternyata Puing Roket Asing
Spam Judi Online Banjiri Medsos, Platform Dinilai Lemah
Bellingham Bawa Inggris ke Semifinal Piala Dunia 2026
Trump Tetap Ngotot Kuasai Greenland
Booster Long March-10B Mendarat di Jaring, China Cetak Sejarah
Rumah Rp285 Juta di Alibaba, Dirakit Sehari
Berita Terbaru
Komedian Temon Meninggal Dunia
Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Mulai September 2026
64 Anak Terpisah dari Orang Tua di Pangandaran
Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Swiss
Mendikdasmen Larang Siswa Beri Riwayat Kekerasan Jadi Panitia MPLS
BNI Sediakan Cashback Rp100 Ribu di Pameran Batik
