Banjir Merendam 4 Desa Mojokerto Saat Lebaran, 536 Rumah

Hendra M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 37 dibaca
Bisik.id
Banjir Merendam 4 Desa Mojokerto Saat Lebaran, 536 Rumah

Gambar atau konten salah?

Di Surabaya, warga empat desa di Mojokerto harus merayakan Lebaran Idul Fitri di tengah banjir. Sebanyak 536 rumah terendam akibat jebolnya tanggul Sungai Sadar.

Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar – Banjir melanda dusun Kuripan dan Balongcangkring. Di Kuripan, 56 rumah terendam air tinggi 20‑30 cm; 105 jiwa terdampak. Jalan kampung terendam 60‑80 cm. Sawah seluas 22 hektare terendam. Di Balongcangkring, 90 rumah dan 170 jiwa terkena banjir, lahan pertanian seluas 18 hektare terendam. Air di jalan kampung 60‑80 cm, di rumah 20‑30 cm.

Desa Tinggar Buntut, Kecamatan Bangsal – Banjir melanda dusun Buntut dan Tinggar. Buntut: 120 rumah, 345 jiwa. Tinggar: 210 rumah, 625 jiwa. Jumlah lansia 124 orang (usia 58‑88 tahun) dan balita 57 orang (usia 1‑5 tahun) terdampak.

Desa Kedung Gempol, Kecamatan Mojosari – 10 rumah terendam air 10 cm. Jalan kampung terendam 20 cm. Lahan pertanian seluas 21 hektare terendam.

Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari – Banjir hanya di dusun Gembongan. 50 rumah, 12 hektare sawah terendam. Air di jalan kampung 50‑60 cm.

Menjelang Sabtu (21 Maret 2026), Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin menjelaskan bahwa tingginya air di Sungai Sadar menurunkan tingkat banjir. Ia menegaskan bahwa penyebab utama adalah pintu air (dam) Sungai Sadar di Desa Tinggar Buntut tersumbat sampah dan jebolnya tanggul sekitar 30 meter di Desa Jumeneng.

Untuk mengatasi banjir, pihak BPBD dan Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto bersinergi dengan masyarakat. Pembersihan sampah dilakukan secara manual karena lokasi sulit dijangkau alat berat. Perbaikan tanggul dimulai ketika banjir mulai surut.

Ringkasan – Empat desa di Mojokerto mengalami banjir parah menjelang Idul Fitri. Sebanyak 536 rumah terendam, dan ribuan jiwa terdampak. Penyebab utama adalah tersumbatnya pintu air Sungai Sadar dan jebolnya tanggul. Pihak kepolisian dan pemerintah setempat bekerja sama membersihkan sampah dan memperbaiki tanggul untuk mengurangi dampak banjir.

Banjir MojokertoSungai SadarTanggunBPBD MojokertoPintu Air (Dam)Rumah TerendamLahan Pertanian

Komentar

Memuat komentar...