Bank Mandiri Luncurkan Layanan Emas Digital di Livin' by Mandiri

Ika P. · 3 min baca · 1 jam lalu · 25 dibaca
Bisik.id
Bank Mandiri Luncurkan Layanan Emas Digital di Livin' by Mandiri

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Kesukaan orang Indonesia terhadap emas ternyata bukan sekadar tren sesaat. Data terbaru dari World Gold Council (WGC) dalam laporan Gold Demand Trends kuartal kedua 2026 menunjukkan permintaan emas batangan dan koin di dalam negeri melonjak 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi 15 ton. Angka ini jadi bukti nyata bahwa emas masih jadi primadona di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Melihat peluang itu, Bank Mandiri meluncurkan layanan emas (bulion) yang terintegrasi langsung di dalam super app Livin' by Mandiri. Peluncuran ini bertepatan dengan momentum HUT ke-28 perusahaan. Layanan tersebut hadir setelah Bank Mandiri memperoleh lisensi bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan begitu, Bank Mandiri tercatat sebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang mengantongi lisensi bulion.

Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat ekosistem bulion di Indonesia, seperti yang tertuang dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP2I) OJK. Melalui layanan yang terintegrasi di Livin' by Mandiri, pengguna bisa membuka tabungan emas, bertransaksi jual-beli, mencicil, menitipkan, hingga menarik emas fisik secara real-time 24 jam tanpa pindah aplikasi.

Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, Saptari, mengatakan pengembangan layanan ini dirancang sebagai solusi perlindungan nilai dan akumulasi kekayaan yang aman serta mudah diakses seluruh lapisan masyarakat. "Emas terbukti tetap menjadi instrumen investasi yang diminati di tengah dinamika ekonomi global. Melalui layanan emas di Livin' by Mandiri, kami tidak sekadar menyediakan etalase jual-beli emas digital. Kami menghadirkan solusi finansial end-to-end yang memberi kendali penuh bagi nasabah untuk merencanakan, mengelola, hingga mencairkan emas sesuai siklus kebutuhan hidup mereka, cukup dari satu genggaman," kata Saptari dalam keterangannya, Jumat (09/10/2026). Tolong tulis ulang artikel di atas dalam Bahasa Indonesia dengan gaya bahasa jurnalisme berita yang mudah dipahami. Gunakan kalimat pendek dan paragraf pendek. Tulis ulang dengan struktur yang berbeda dari artikel aslinya, namun tetap mempertahankan fakta-fakta penting. Gunakan format HTML dengan tag

untuk setiap paragraf. Jangan gunakan
tag. Jangan mengulang kalimat yang sama persis dari artikel aslinya. Gunakan bahasa yang natural dan tidak kaku. Jangan gunakan frasa "Dalam upaya" atau "Melalui" di awal paragraf. Jangan gunakan kalimat yang panjang dan kompleks. Jangan gunakan kata "juga" di awal kalimat. Jangan gunakan kalimat yang berbelit-belit. Gunakan kalimat yang pendek dan jelas. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan panjangnya. Jangan gunakan kalimat yang berlebihan

permintaan emasBank Mandirilayanan bulionLivin' by Mandirilisensi OJK

Komentar

Memuat komentar...