Pertamina Siapkan BBM Tambahan Antisipasi Lonjakan Saat MotoGP Mandalika
Gambar atau konten salah?
PT Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) tambahan di wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM selama ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika.
Sales Area Manager Retail NTB Pertamina Patra Niaga, Dany Hutama Aji, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memperkirakan akan terjadi kenaikan kebutuhan BBM selama acara berlangsung. Kenaikan ini diprediksi terjadi pada sejumlah produk, seperti Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo.
"Dalam event MotoGP ini kita sudah mempersiapkan, terutama untuk penyaluran BBM serta LPG dan dalam beberapa hari ke depan tentunya kita prediksi akan ada kenaikan," ujar Dany di salah satu SPBU di sekitar Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (09 Oktober 2026).
Dany menjabarkan perkiraan kenaikan konsumsi untuk masing-masing produk. Konsumsi Pertalite diprediksi naik sekitar 7-10 persen. Sementara itu, konsumsi Pertamax diperkirakan meningkat 15-20 persen. Yang paling tinggi adalah Pertamax Turbo, yang diproyeksikan melonjak hampir 50 persen.
Meski begitu, Dany memastikan pasokan dalam keadaan aman. Pertamina telah menyiagakan tujuh SPBU strategis di sejumlah titik. Lokasinya mencakup sekitaran Sirkuit Mandalika, Bandara Internasional Lombok (BIL), jalur menuju Kota Mataram, hingga SPBU-SPBU yang berada di kawasan wisata.
"Ini SPBU yang kami prediksi akan ada lonjakan pengunjung dan adanya peningkatan kebutuhan. Di SPBU-SPBU tersebut kita pastikan stoknya aman, kita juga sudah melakukan pengecekan, dan kita pastikan pelayanan juga sudah kita siapkan," terang Dany.
Pengiriman dan distribusi BBM dari depo menuju tujuh SPBU tersebut akan menjadi prioritas. Dengan begitu, stok di lokasi-lokasi itu dijamin selalu aman.
Dalam kondisi normal, konsumsi Pertalite di wilayah Lombok tercatat mencapai sekitar 1.200 liter per hari. Pasokan tersebut dipenuhi dari Depo Ambenan. Untuk menjaga ketersediaan, Pertamina memperkuat distribusi dan memantau stok melalui sistem pemantauan SPBU. Perusahaan juga rutin melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
"Jadi, apabila memang ada SPBU yang stoknya sudah mulai menipis, kita akan menghubungi Depo Ampenan untuk melakukan prioritas pengiriman," kata Dany.
Selain BBM, Pertamina juga bersiaga menjaga pasokan LPG. Perusahaan meningkatkan penyaluran LPG hingga 200 persen di Lombok dan 100 persen di Sumbawa. Tambahan pasokan ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, kafe, restoran, serta pelaku usaha yang diproyeksikan mengalami peningkatan aktivitas selama MotoGP.
Antisipasi sejak dini ini menjadi kunci. Dengan persiapan yang matang, Pertamina berharap kelancaran distribusi BBM dan LPG selama MotoGP bisa terjaga, sehingga masyarakat dan pengunjung yang membutuhkan tidak mengalami kesulitan. Persiapan yang dilakukan sejak jauh hari ini menunjukkan keseriusan Pertamina dalam mendukung kelancaran salah satu event balap motor bergengsi di Indonesia tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Investasi Freeport Rp 715 Triliun Dongkrak Ekonomi
Bahlil-Ara Bahas Rumah Berjargas dan PLTS
Pertamina Tambah Pasokan LPG 200 Persen di Lombok untuk MotoGP 2026
Anggaran BGN Dipangkas Rp38 Triliun
Menteri PU Target Panen 240 Ton Gabah di Merauke
Menkeu Peringatkan Lonjakan Harga Pangan Akibat El Nino
Berita Terbaru
Investasi Freeport Rp 715 Triliun Dongkrak Ekonomi
Bahlil-Ara Bahas Rumah Berjargas dan PLTS
Pertamina Siapkan BBM Tambahan Antisipasi Lonjakan Saat MotoGP Mandalika
Pertamina Tambah Pasokan LPG 200 Persen di Lombok untuk MotoGP 2026
BEI Terapkan Aturan Baru, Emiten Wajib Punya Saldo Laba
IHSG Pagi Ini Ambruk, Nyaris Tembus Level 6.000
