Bau Napas Tak Sedap Bisa Indikasi Sinusitis, Dr. Edy
Gambar atau konten salah?
Di Medan, banyak orang mengira bau tidak sedap saat bernafas menandakan sinusitis. Namun, apakah benar demikian? Dr. Edy Syahputra, seorang Dokter Spesialis THT, menjelaskan bahwa sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus, ruang berisi udara di sekitar hidung dan wajah. Rongga ini biasanya menghasilkan lendir untuk menjaga kelembapan saluran pernapasan.
“Sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus, yaitu rongga berisi udara yang berada di sekitar hidung dan wajah. Normalnya, sinus menghasilkan lendir untuk menjaga kelembapan saluran napas,” jelasnya saat diwawancarai pada 13 Mei 2026.
Menurut dr. Edy, ketika terjadi peradangan, saluran sinus tersumbat sehingga lendir menumpuk dan memicu infeksi. “Saat terjadi peradangan, saluran sinus tersumbat sehingga lendir menumpuk dan memicu infeksi. Penyebab sinusitis cukup beragam, antara lain infeksi virus, infeksi bakteri, maupun alergi,” lanjutnya.
Gejala sinusitis pun beragam. “Gejala sinusitis yang sering muncul meliputi hidung tersumbat, pilek, nyeri atau rasa berat di wajah, sakit kepala, penurunan penciuman atau penciuman berbau busuk, dan kadang disertai demam. Jika gejala berlangsung lebih dari 12 minggu, kondisi tersebut disebut sinusitis kronis dan perlu diperiksa lebih lanjut oleh dokter THT,” ujarnya.
Bagaimana bau tidak sedap terjadi? Dr. Edy menjelaskan bahwa penumpukan nanah dan lendir di rongga sinus menimbulkan bau tidak sedap. “Hal ini terjadi karena adanya penumpukan nanah dan lendir di rongga sinus yang terjadi akibat berkembangnya bakteri. Bakteri tersebut menghasilkan zat tertentu yang menimbulkan bau tidak sedap,” tambahnya.
Penumpukan lendir yang tertahan lama dapat mengalami pembusukan, sehingga aroma tidak sedap dapat tercium saat bernafas. Untuk itu, dr. Edy menyarankan agar siapa pun yang mengalami gejala tersebut segera memeriksakan diri ke dokter THT. “Jika bau napas berlangsung lama, disertai hidung tersumbat, nyeri wajah, atau ingus kental terus-menerus, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter THT agar dapat dievaluasi penyebab dan ditangani secara tepat,” tutupnya.
Kesimpulannya, bau tidak sedap saat bernafas memang dapat menjadi tanda sinusitis, terutama bila disertai gejala lain seperti hidung tersumbat, nyeri wajah, dan penurunan penciuman. Pemeriksaan oleh dokter THT penting untuk memastikan diagnosis dan menentukan pengobatan yang tepat, terutama bila gejala berlangsung lebih dari 12 minggu sehingga dapat menjadi sinusitis kronis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Wali Kota Pekanbaru Pujikan Petugas Kebersihan, Fokus Jalan
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Cepat, Hujan Tetap Masih
Kebakaran Lahan Rokan Hilir Menghancurkan 80 Ha Sawit
Pohon Tumbang Menutupi Jalan Medan, Kendaraan Terhenti
PHR 2025: Pencapaian Produksi, Keuangan, dan Keamanan Energi
BMKG Prediksi 23,3% Zona Indonesia Masuk Kemarau Juni 2026
Berita Terbaru
1.198 Jemaah Malang Kembali Dari Haji 2026, Tertib, Efisien
Verdonk Tiba Terlambat, Herdman Pastikan Main di Garuda
Kementerian Energi Tinjau Penundaan Batu Bara China PT DSI
Muharram: Bulan Mulia, Pahala Ganda bagi Semua Muslim
PENS Dorong Perguruan Tinggi Jadi Solver Masalah Sosial
Marselino Absen, Timnas Siap Hadapi Oman 04 Juni Di SUGBK
Konate Lenyap, Liverpool Siap Terima Pengunduran Pada Awal Juni
PB ESI Pilih 7 Atlet DOTA 2 ke Esports Nations Cup 2026
GPOS Lite: Digitalisasi Apotek dengan Dukungan Lapangan
