BCA Luncurkan Tabungan Emas Digital di myBCA, Investasi Kian Praktis
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Emas tetap jadi primadona bagi banyak orang untuk menyimpan kekayaan sekaligus merencanakan keuangan jangka panjang. Dari generasi Gen Z, milenial, sampai baby boomers, banyak yang melirik logam mulia ini sebagai alat investasi.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari CNBC Indonesia, survei terbaru Bank of America Private Bank mengungkapkan bahwa 45% investor dengan aset besar yang berusia di bawah 43 tahun menyimpan emas sebagai aset fisik. Sementara itu, State Street mencatat generasi milenial mengalokasikan rata-rata 17% dari portofolio mereka untuk emas.
Sebagai instrumen investasi, harga emas memang cenderung stabil dan sering kali meningkat seiring berjalannya waktu. Pada 29 Januari 2025, harga emas Antam 1 gram tercatat mencapai Rp 3.168.000 per gram. Selain itu, emas juga mudah didapatkan. Kini, investasi emas bisa dilakukan dengan lebih praktis lewat layanan digital, salah satunya melalui Tabungan Emas di myBCA. Layanan ini memungkinkan nasabah untuk membeli hingga menjual emas dalam satu platform yang sama.
Tabungan Emas di myBCA menawarkan sejumlah fitur yang dirancang untuk memudahkan nasabah mengelola investasi emas secara digital. Berikut fitur-fitur utamanya:
1. Pembukaan Rekening Tabungan Emas
Sebelum mulai berinvestasi, nasabah wajib membuka rekening Tabungan Emas melalui aplikasi myBCA. Prosesnya cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya:
- Login ke aplikasi myBCA
- Masuk ke fitur Investasi dan pilih menu Emas
- Periksa kembali data diri apakah sudah sesuai
- Pilih sumber dana yang akan digunakan
- Masukkan nominal setoran awal
- Pilih cabang Pegadaian terdekat
- Konfirmasi dan masukkan PIN transaksi
2. Pembelian dan Penjualan Emas
Setelah memiliki rekening, nasabah bisa langsung bertransaksi jual beli emas di aplikasi myBCA. Untuk membeli emas, langkahnya adalah:
- Login ke myBCA
- Masuk ke fitur Investasi dan pilih Emas
- Pilih menu Beli Emas
- Tentukan sumber dana
- Masukkan jumlah pembelian emas
- Konfirmasi dan masukkan PIN transaksi
Untuk menjual emas, nasabah juga bisa melakukannya lewat aplikasi yang sama. Penjualan ini memungkinkan nasabah mencairkan sebagian atau seluruh kepemilikan emas sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Langkahnya:
- Login ke myBCA
- Masuk ke fitur Investasi dan pilih Emas
- Pilih menu Jual Emas
- Tentukan rekening tujuan
- Masukkan jumlah emas yang ingin dijual
- Konfirmasi dan masukkan PIN transaksi
2. Pembelian dan Penjualan Emas
Setelah memiliki rekening, nasabah bisa langsung bertransaksi jual-beli emas lewat aplikasi. Untuk membeli, nasabah tinggal login, masuk ke fitur Investasi, pilih Emas, lalu pilih menu Beli Emas. Setelah itu, tentukan sumber dana, masukkan jumlah pembelian, konfirmasi, dan masukkan PIN transaksi.
Untuk menjual emas, caranya tak kalah mudah. Nasabah bisa mencairkan sebagian atau seluruh kepemilikan emas sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Langkahnya hampir sama: login ke myBCA, masuk ke fitur Investasi, pilih Jual Emas, tentukan rekening tujuan, masukkan jumlah penjualan, lalu konfirmasi dengan PIN transaksi.
2. Riwayat Transaksi Emas
Selain transaksi jual-beli, nasabah juga bisa memantau riwayat transaksi Tabungan Emas di myBCA. Fitur ini berguna untuk mengawasi aktivitas pembelian dan penjualan, sekaligus memudahkan nasabah mencatat semua pergerakan investasinya.
Dengan semua fitur tersebut, investasi emas kini bisa dilakukan dengan lebih praktis. Mulai dari membuka rekening, membeli dan menjual emas, hingga memantau riwayat transaksi, semuanya bisa diakses melalui Tabungan Emas di myBCA.
Emas memang menawarkan ketenangan tersendiri bagi para investor. Harganya yang tidak mudah bergejolak dibandingkan instrumen lain membuatnya jadi pilihan yang masuk akal untuk jangka panjang. Apalagi dengan kemudahan digital seperti di myBCA, hambatan untuk mulai berinvestasi emas jadi semakin kecil. Bagi yang tertarik, ada juga tips investasi Tabungan Emas di myBCA lewat Edukatips.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI Terapkan Aturan Baru, Emiten Wajib Punya Saldo Laba
IHSG Pagi Ini Ambruk, Nyaris Tembus Level 6.000
IHSG Melemah 1,88%, Investor Asing Jual Bersih Rp867 M
Aliran Modal Asing ke Indonesia Tembus Rp131,1 Triliun Sepanjang 2026
Keponakan Prabowo Mundur dari Komisaris TRIN
IHSG Ditutup Hijau di Level 6.093
Berita Terbaru
Investasi Freeport Rp 715 Triliun Dongkrak Ekonomi
Bahlil-Ara Bahas Rumah Berjargas dan PLTS
Pertamina Siapkan BBM Tambahan Antisipasi Lonjakan Saat MotoGP Mandalika
Pertamina Tambah Pasokan LPG 200 Persen di Lombok untuk MotoGP 2026
BEI Terapkan Aturan Baru, Emiten Wajib Punya Saldo Laba
IHSG Pagi Ini Ambruk, Nyaris Tembus Level 6.000
