Beasiswa SEHAT 2026: Dukungan Kemenkes bagi Mahasiswi Poltekkes

Cahyo S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 177 dibaca
Bisik.id
Beasiswa SEHAT 2026: Dukungan Kemenkes bagi Mahasiswi Poltekkes

Gambar atau konten salah?

Beasiswa SEHAT 2026 adalah program yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan Yayasan Khouw Kalbe. Program ini ditujukan khusus untuk mahasiswi aktif Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes di seluruh Indonesia.

Program ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan, khususnya di wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK). Selain bantuan biaya pendidikan, penerima beasiswa juga akan mendapatkan pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring, serta masuk ke ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe.

Manfaat Beasiswa:

  • Biaya pendidikan maksimal Rp 10.000.000 per semester, mencakup UKT, SKS, praktik, dan uji kompetensi.
  • Untuk mahasiswa jenjang diploma, bantuan biaya penelitian maksimal Rp 3.000.000 diberikan satu kali pada tahun akhir masa studi.
  • Mahasiswa jenjang profesi mendapatkan dana penunjang kapasitas sebesar Rp 1.200.000 per semester.
  • Peserta mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring, serta memperoleh jejaring nasional dan internasional.
  • Mahasiswa jenjang profesi berkesempatan menjadi mentor dan menginisiasi proyek sosial.

Jurusan yang dapat mendaftar:

  • Keperawatan (Diploma dan Profesi)
  • Kebidanan (Diploma dan Profesi)
  • Gizi dan Dietetika (Diploma dan Profesi)
  • Farmasi (Diploma)
  • Sanitasi Lingkungan (Diploma)
  • Teknik Laboratorium Medik (Diploma)
  • Kesehatan Gigi (Diploma)
  • Promosi Kesehatan (Diploma)
  • Fisioterapi (Diploma dan Profesi)
  • Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (Diploma)

Persyaratan pendaftar:

  • Warga Negara Indonesia, perempuan, belum menikah.
  • Usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun untuk jenjang D3/D4; maksimal 27 tahun untuk jenjang profesi.
  • Mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes dengan ketentuan semester: D3/D4 semester 1, D4 lanjutan semester 3, profesi semester 14.
  • Aktif dalam organisasi atau kegiatan kemasyarakatan, tidak menerima beasiswa lain dengan komponen serupa, dan bersedia menjadi YKK Ambassador.
  • Nilai rapor SLTA minimal 80 per semester bagi pendaftar diploma semester 1; D4 semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30, dan jenjang profesi minimal 3,75.
  • Esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250‑450 kata. Untuk jenjang profesi, wajib unggah video 60 detik di Instagram atau TikTok tentang alasan pengabdian di wilayah DTPK.

Dokumen yang dibutuhkan:

  • KTP dan Kartu Keluarga (KK)
  • Pas foto 4x6 format JPG
  • Rapor kelas 10‑12
  • KHS semester 1 untuk D4 semester 3
  • Ijazah dan transkrip nilai untuk jenjang profesi
  • Surat keterangan mahasiswa aktif
  • Surat rekomendasi
  • Scan esai tulisan tangan

Jadwal penting:

  • Pendaftaran: 08 Juni 2026 hingga 30 Juni 2026
  • Seleksi administrasi: 01 Juli 2026 hingga 27 Juli 2026
  • Pengumuman administrasi: 28 Juli 2026
  • Tes penulisan esai online: 01 Agustus 2026
  • Tes wawancara online: 21 Agustus 2026 hingga 14 September 2026
  • Pengumuman akhir: 16 September 2026
  • Registrasi ulang dan orientasi: September 2026 hingga Oktober 2026

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SIBK Kemenkes. Calon pendaftar harus mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah semua dokumen persyaratan. Informasi lengkap dapat diikuti melalui sosialisasi online yang akan dilaksanakan pada 02 Juni 2026 hingga 05 Juni 2026, serta panduan resmi Beasiswa SEHAT 2026.

Program ini menambah peluang bagi mahasiswi Poltekkes Kemenkes untuk mendapatkan dukungan finansial, pelatihan, dan jaringan profesional, sekaligus mempersiapkan tenaga kesehatan yang siap berkontribusi di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan.

Beasiswa SEHAT 2026Kementerian KesehatanYayasan Khouw KalbeDaerah Terpencil Perbatasan KepulauanMahasiswi Politeknik KesehatanPelatihan KapasitasMentoring

Komentar

Memuat komentar...