Bediding di Surabaya: Suhu Siang 36°C, Malam 22°C Jawa Timur
Gambar atau konten salah?
Surabaya, kota pelabuhan di pesisir timur Jawa, mencatat suhu tertinggi 32 °C pada siang hari, sementara dataran tinggi Bromo di sekitarnya tetap dingin, bahkan mencapai 2 °C. Perbedaan suhu ini menandakan adanya fenomena bediding, yang sering muncul di Jawa Timur saat musim kemarau.
Menurut Prakirawan BMKG Juanda, Restina Wardhani, “Saat ini Jawa Timur berada pada musim kemarau. Suhu dingin pada malam, dini hari, dan pagi hari diperkirakan terjadi pada bulan Juni, Juli, dan Agustus 2026”.
Bediding terjadi ketika tutupan awan menipis. Tanpa awan, panas yang tersimpan di permukaan bumi dilepaskan lebih cepat pada malam hari. Akibatnya, suhu minimum turun drastis. Restina menjelaskan bahwa fenomena ini biasanya terjadi di dataran rendah maupun tinggi selama musim kemarau.
Di Surabaya, suhu minimum diperkirakan dapat turun hingga 22‑24 °C, bahkan lebih rendah di wilayah dataran tinggi. Sementara itu, suhu siang diprediksi berada di kisaran 33‑35 °C, dan di beberapa titik bisa mencapai 36 °C. Perbedaan antara suhu siang dan malam menjadi lebih tajam dibandingkan musim hujan.
Perubahan ini membuat penduduk merasakan siang yang panas, namun malam hingga pagi terasa sejuk atau bahkan dingin. Kondisi ini mempengaruhi aktivitas harian, pola tidur, dan kebutuhan pendinginan di rumah tangga.
Dengan pemahaman tentang bediding, masyarakat Jawa Timur dapat lebih siap menghadapi fluktuasi suhu ekstrem, terutama pada bulan Juni, Juli, dan Agustus 2026.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
