BGN Bantah 400 Siswa Keracunan MBG, Akui 13 Orang

Bima J. · 2 min baca · 1 jam lalu · 19 dibaca
Bisik.id
BGN Bantah 400 Siswa Keracunan MBG, Akui 13 Orang

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah kabar yang menyebut 400 siswa SMP di Dramaga, Bogor, Jawa Barat keracunan setelah makan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Juru Bicara BGN Tysa Novenny menegaskan angka itu tidak sesuai dengan temuan di lapangan.

Ia menyampaikan rasa prihatin dan permintaan maaf atas gangguan kesehatan yang dialami para siswa pada Selasa, 27 Oktober 2026 lalu. Tim dari BGN Pusat, KPPG Bogor, dan tim asistensi langsung turun ke lokasi untuk menyelidiki dan memantau perkembangan kondisi siswa.

"Tentu kami turut prihatin atas peristiwa yang terjadi. Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Saat ini tim kami dari BGN Pusat, KPPG setempat, serta tim asistensi sudah turun langsung ke lapangan untuk melakukan investigasi," kata Tysa dalam keterangan resminya, Rabu, 28 Oktober 2026.

Soal jumlah korban, Tysa meluruskan informasi yang beredar. Berdasarkan pendataan langsung, sebanyak 40 siswa sempat perlu observasi di Puskesmas Cangkurawok, RS Medika Dramaga, dan RS Karya Bhakti Pratiwi. Jumlah itu terus menurun seiring pemantauan. Hingga pukul 23.42 WIB, hanya 13 siswa yang masih diobservasi di dua rumah sakit: RS Karya Bhakti Pratiwi dan RS Medika Dramaga.

"Perlu kami luruskan bahwa jumlah mereka yang terdampak karena peristiwa ini mencapai 13 orang dari data terakhir kami. Informasi yang beredar di luar menyebutkan ada 400 orang yang terdampak, tapi informasi yang benar adalah 13 orang yang terdampak sampai dengan malam hari ini," jelas Tysa.

Ia menekankan klarifikasi ini bukan untuk mengecilkan kejadian. Tujuannya agar masyarakat mendapat informasi yang akurat sesuai data di lapangan. BGN tetap fokus menangani siswa yang sakit dan menyelidiki penyebabnya.

Dugaan Sementara

Dari penelusuran awal, dugaan sementara mengarah pada bumbu kacang yang sudah diolah pihak ketiga sebelum dipakai oleh SPPG Bogor Dramaga 4. Namun, ini belum bisa dipastikan. Sampel makanan masih diperiksa di laboratorium.

"Sampel makanan telah dibawa untuk diperiksa di laboratorium. Kita tunggu hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium yang lebih mendetail," ujar Tysa.

BGN sudah menghentikan sementara operasional SPPG Bogor Dramaga 4 untuk mendukung proses investigasi dan evaluasi. Kondisi para siswa terus dipantau. Langkah selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium.

Kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya, 92 siswa SMP di Cisarua juga dilarikan ke rumah sakit setelah diduga keracunan MBG. BGN masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab pasti di Dramaga, sementara operasional dapur umum dihentikan sementara.

klarifikasiBGNkeracunansiswaMBGBogorinvestigasi

Komentar

Memuat komentar...