BI Awasi Pergerakan Rupiah, Nilai Tembus Rp 18.135

Maya K. · 1 min baca · 1 jam lalu · 21 dibaca
Bisik.id
BI Awasi Pergerakan Rupiah, Nilai Tembus Rp 18.135

Gambar atau konten salah?

Bank Indonesia (BI) memastikan pihaknya terus mengawasi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Lembaga ini juga menegaskan tetap hadir di pasar untuk menjaga stabilitas mata uang Garuda.

Gubernur BI, Destry Damayanti, menjelaskan bahwa pergerakan rupiah sangat tergantung pada kondisi permintaan dan penawaran di pasar. BI akan terus mencermati perkembangan nilai tukar tersebut. "Ya kita tetap ada di pasar, ini tergantung supply demand. Hari ini mungkin lagi, ya pokoknya tetap lah kita monitor pergerakannya," ujar Destry di Fairmont Hotel, Jakarta, pada Senin, 26 Oktober 2026.

Menurut Destry, pergerakan rupiah saat ini masih dalam kategori volatilitas yang biasa terjadi. Artinya, fluktuasi yang terjadi masih dianggap wajar. Oleh karena itu, BI belum memiliki rencana untuk mengubah strategi dalam merespons dinamika nilai tukar. "Nggak, nggak, ini kita volatility biasa, tapi kita akan terus ada monitor lah. Kita akan root cause-nya juga," jelas Destry.

Berdasarkan data dari Bloomberg, rupiah terpantau terus melemah terhadap dolar AS. Pada Senin sore, mata uang Paman Sam menembus level Rp 18.135 atau menguat 55 poin, setara dengan 0,30 persen.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada pelemahan, BI menganggapnya sebagai bagian dari dinamika pasar yang normal. Pihak bank sentral lebih memilih pendekatan pemantauan ketimbang intervensi langsung yang mengubah strategi secara drastis. Fokus utama BI adalah mengidentifikasi akar penyebab pergerakan tersebut sambil tetap menjaga stabilitas pasar.

rupiahdolar ASBank Indonesianilai tukarstabilitaspemantauanvolatilitas

Komentar

Memuat komentar...