BI Minta DANA Investigasi Transaksi Tak Sah

Eko P. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
BI Minta DANA Investigasi Transaksi Tak Sah

Gambar atau konten salah?

Bank Indonesia (BI) angkat bicara mengenai laporan transaksi tidak sah yang terjadi di aplikasi DANA. Otoritas moneter itu sudah meminta penyelenggara dompet digital tersebut untuk melakukan investigasi penuh.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan pihaknya terus memantau dan mendalami insiden ini. "Bank Indonesia telah melakukan langkah pengawasan dan meminta DANA melakukan investigasi secara menyeluruh, melakukan perbaikan atas kelemahan, serta penguatan pengamanan untuk memastikan transaksi kembali berjalan sesuai dengan mekanisme autentikasi dan standar keamanan transaksi yang dipersyaratkan," jelas Denny dalam keterangan resminya pada Rabu, 23 September 2026.

DANA juga diminta segera mengidentifikasi dan memverifikasi setiap transaksi yang tidak diakui oleh pengguna. Perusahaan harus menindaklanjuti semua pengaduan konsumen dan menyelesaikannya sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku.

"Bank Indonesia memastikan pelindungan dan pemenuhan hak konsumen menjadi prioritas dalam penyelesaian insiden ini. Bank Indonesia akan terus mengawal proses tersebut hingga hak konsumen yang terdampak terpenuhi sesuai ketentuan," kata Denny.

Denny menekankan bahwa keamanan, keandalan, dan perlindungan konsumen adalah prinsip utama dalam sistem pembayaran. Setiap penyelenggara wajib memastikan pengembangan dan perubahan sistem atau aplikasi didukung tata kelola, manajemen risiko, pengujian, dan pengendalian keamanan yang memadai.

Dari sisi pengguna, masyarakat diimbau menjaga kerahasiaan data dan kredensial pembayaran. "Pantau riwayat transaksi secara berkala, serta segera laporkan transaksi yang tidak dikenali melalui kanal resmi bank penerbit kartu dan/atau penyelenggara," sebut Denny.

BI berjanji akan terus mengawal penyelesaian insiden ini dan melakukan tindak lanjut pengawasan secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Insiden transaksi tidak sah di aplikasi DANA ini menunjukkan betapa pentingnya pengawasan ketat terhadap sistem pembayaran digital. BI tidak hanya meminta investigasi, tetapi juga menuntut perbaikan sistem dan penyelesaian pengaduan konsumen. Langkah ini menjadi pengingat bahwa keamanan data dan transaksi harus menjadi prioritas utama, baik bagi penyelenggara maupun pengguna layanan keuangan digital.

transaksi tidak sahDANABank Indonesiainvestigasikeamanan transaksiperlindungan konsumensistem pembayaran

Komentar

Memuat komentar...