Blackout 22 Mei Sumatera: ESDM dan PLN Lakukan Normalisasi

Ratna D. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Blackout 22 Mei Sumatera: ESDM dan PLN Lakukan Normalisasi

Gambar atau konten salah?

Blackout pada 22 Mei 2026 menimpa sebagian wilayah Sumatera, mematikan listrik bagi jutaan pelanggan. Pemberhentian ini mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial di daerah terdampak.

Menanggapi kejadian, Kementerian ESDM segera mengirim tim ke lapangan. Tujuannya adalah menemukan penyebab gangguan dan menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, menyatakan: “Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian (blackout) ini. Kami memahami gangguan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat serta berdampak pada aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah terdampak.”

Yuliot menambahkan bahwa kementerian akan memastikan investigasi teknis dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif. Tujuannya adalah mengetahui akar penyebab gangguan serta menyiapkan langkah mitigasi supaya kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, mengungkapkan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap proses pemulihan. Ia menegaskan bahwa pasokan tenaga listrik harus kembali andal dan aman bagi masyarakat.

Tri menjelaskan: “Pada tahap awal pasca padam meluas kami telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan dan akan diperkuat tim berikutnya untuk melakukan investigasi lebih intensif untuk memastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Tentu, kami tak lupa menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas pengertian dan kesabarannya selama proses pemulihan berlangsung.”

Selain itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memberikan arahan kepada PLN untuk meningkatkan keandalan backbone sistem Sumatera. Langkah-langkahnya meliputi pembangunan pembangkit dan transmisi 500 kV/275 kV serta penguatan sub sistem di setiap provinsi. PLN juga diminta menyiapkan infrastruktur blackstart untuk percepatan pemulihan jika terjadi gangguan.

Tri menegaskan: “Menteri ESDM memberikan arahan kepada kami untuk memastikan percepatan pembangunan pembangkit di wilayah Sumatera bagian barat agar bisa berjalan baik.”

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menjelaskan langkah-langkah pemulihan yang sedang dilakukan. Semua personel di lapangan bekerja maksimal untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di wilayah terdampak.

Darmawan berkata: “Pertama-tama kami atas nama PLN menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat di wilayah Sumatera yang terdampak gangguan sistem kelistrikan. Sejak kejadian terjadi, seluruh personel kami langsung bergerak melakukan asesmen, pemulihan sistem transmisi dan gardu induk, serta menyalakan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi.”

Ia menambahkan bahwa indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi. Kondisi cuaca diperkirakan mempengaruhi sistem tersebut. Gangguan tersebut kemudian memicu efek domino pada sistem kelistrikan Sumatera, mengakibatkan sejumlah pembangkit di berbagai wilayah terpengaruh.

Hingga 23 Mei 2026 pukul 19.00 WIB, proses penormalan menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total 13,1 juta pelanggan terdampak, lebih dari 8,5 juta pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik. Beban sistem yang telah dipulihkan mencapai 3.431,21 MW dari total 5.334 MW yang sebelumnya terdampak.

Seluruh gardu induk terdampak, sebanyak 176 unit, telah berhasil beroperasi kembali. Darmawan menegaskan bahwa proses penormalan pembangkit dilakukan secara bertahap, khususnya untuk pembangkit berbasis batubara yang membutuhkan waktu sinkronisasi lebih panjang.

Keputusan pemerintah untuk memperkuat infrastruktur kelistrikan di Sumatera mencerminkan komitmen menjaga keandalan sistem. Dengan langkah-langkah teknis dan koordinasi intensif antara kementerian dan PT PLN (Persero), diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan.

blackoutSumateraPLNESDMkeandalan sistem kelistrikantransmisi 275 kVpemulihan sistem kelistrikan

Komentar

Memuat komentar...