Wewaran Hari Ini: Jangan Atapi Rumah, Baik untuk Pekerjaan Api

Wulan M. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Wewaran Hari Ini: Jangan Atapi Rumah, Baik untuk Pekerjaan Api

Gambar atau konten salah?

Hari Kamis, 16 Juli 2026, bertepatan dengan Wraspati Wage Pujut dalam penanggalan kalender Bali. Masyarakat Hindu di Bali menggunakan sistem ini untuk menilai apakah suatu hari cocok untuk melaksanakan kegiatan adat dan ritual. Perhitungannya disebut ala ayuning dewasa.

Salah satu catatan penting untuk hari ini: tidak disarankan untuk mengatapi rumah. Larangan ini muncul dari wewaran Geni Rawana, yang memang tidak baik untuk pekerjaan semacam itu. Geni Rawana juga tidak cocok untuk upacara melaspas atau bercocok tanam. Namun, wewaran ini justru baik untuk segala pekerjaan yang melibatkan api.

Beberapa wewaran lain memberikan petunjuk berbeda. Amerta Danta dinilai baik untuk kegiatan spiritual seperti tapa, brata, yoga, semadi, dan penyucian diri. Banyu Urug cocok untuk membuat bendungan, tetapi tidak baik untuk menggali sumur. Dina Jaya mendukung kegiatan belajar, termasuk menari atau menimba ilmu lain yang mengandung unsur keunggulan.

Untuk urusan penyucian diri, Dina Mandi menjadi pilihan yang tepat. Wewaran ini juga baik untuk memberikan petuah atau membuat jimat. Sementara itu, Tutur Mandi disarankan untuk hal-hal bersifat gaib, seperti kedyatmikan, dan juga untuk memberi nasihat.

Ada pula wewaran yang perlu dihindari. Babi Munggah tidak baik untuk bercocok tanam. Kala Dangu sebaiknya tidak digunakan untuk memulai pekerjaan baru, pindah tempat, atau bepergian. Rangda Tiga tidak cocok untuk upacara pernikahan. Uncal Balung melarang semua jenis pekerjaan penting. Naga Naut juga tidak baik untuk dewasa ayu.

Di sisi lain, Kala Katemu justru baik untuk menangkap ikan, berburu, memasang jerat, atau mengadakan pertemuan. Setiap wewaran memiliki tingkat keberuntungan yang disebut alahing dewasa, dengan skala 1 hingga 4. Semakin kecil angkanya, semakin baik.

Untuk hari ini, perhitungan Pararasan menunjukkan Aras Kembang, Pancasuda berada di Tunggak Semi, Ekajalaresi menunjuk Tininggalin Suka, dan Pratiti adalah Tresna. Semua ini adalah bagian dari sistem kompleks yang digunakan untuk memandu keputusan sehari-hari, dari yang sakral hingga yang praktis.

Intinya, tidak ada hari yang sepenuhnya baik atau buruk. Setiap wewaran memiliki kegunaan dan pantangannya sendiri. Masyarakat Bali biasanya memilih kegiatan yang sesuai dengan wewaran yang menguntungkan pada hari itu, dan menunda yang lain.

wewaranala ayuning dewasaGeni Rawanakalender Baliupacara adathari baikpantangan

Komentar

Memuat komentar...