BNI Dukung Waroeng Padang Lapek Ekspansi ke Amsterdam 2026

Mira T. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
BNI Dukung Waroeng Padang Lapek Ekspansi ke Amsterdam 2026

Gambar atau konten salah?

Membawa cita rasa Indonesia ke luar negeri butuh lebih dari sekadar jago masak. Butuh nyali untuk merintis usaha di negara orang, dan juga mitra yang siap mendukung bisnis tumbuh secara konsisten. Semangat itulah yang terlihat dalam perjalanan Suprapti, pemilik restoran Waroeng Padang Lapek di Den Haag, Belanda.

Berawal dari kecintaan pada masakan Minangkabau, Suprapti perlahan mengembangkan usahanya hingga dikenal oleh warga lokal dan diaspora Indonesia. Bank Negara Indonesia (BNI) ikut memberi dukungan pembiayaan untuk memperkuat kapasitas Waroeng Padang Lapek. Dukungan ini menopang operasional restoran dan central kitchen di Den Haag, plus rencana pembukaan cabang baru di Amsterdam pada tahun 2026.

Waroeng Padang Lapek resmi berdiri pada 03 Oktober 2019. Restoran ini menyajikan aneka hidangan Minangkabau asli—rendang, gulai tunjang, paru balado, gulai jengkol, hingga kue lupis. Semua resep dipertahankan apa adanya. Letaknya ada di Schoolstraat 26, Den Haag. Konsistensi rasa inilah yang bikin restoran ini disambut hangat oleh warga Indonesia di Belanda dan juga pelanggan lokal Belanda.

"Sejak awal, kami ingin menghadirkan masakan Padang dengan cita rasa yang benar-benar autentik. Sambutan yang kami terima menunjukkan bahwa kuliner Indonesia memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Belanda," ujar Suprapti dalam keterangan tertulis pada 13 Agustus 2026.

Permintaan terus naik. Waroeng Padang Lapek pun memperkuat kapasitas bisnis. Salah satu langkahnya adalah mengoperasikan central kitchen di Mercuriusweg 70, Den Haag. Dapur pusat ini jadi tempat produksi dan distribusi makanan. Fungsinya menjaga kualitas produk tetap konsisten dan operasional jadi lebih efisien. Fasilitas ini juga mendukung pengembangan jaringan usaha di Belanda.

Untuk pengembangan itu, BNI memberikan fasilitas kredit tambahan pada tahun 2025. Dana ini dipakai untuk membeli properti central kitchen yang sebelumnya hanya disewa. Langkah ini memperkuat fondasi usaha dan mendukung ekspansi restoran di Den Haag serta persiapan cabang baru di Amsterdam.

Proyek cabang Amsterdam saat ini sedang dalam proses renovasi. Nantinya, Waroeng Padang Lapek akan memiliki satu central kitchen dan dua restoran yang beroperasi—satu di Den Haag, satu di Amsterdam.

Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, mengatakan bahwa perjalanan Waroeng Padang Lapek membuktikan besarnya potensi diaspora Indonesia dalam memperkenalkan budaya bangsa lewat usaha.

"Kami mengapresiasi semangat Suprapti dalam memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia di Belanda. Bagi BNI, mendukung diaspora Indonesia bukan hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga menjadi mitra yang membantu pelaku usaha memperkuat kapasitas bisnis dan memperluas jangkauannya di pasar global," kata Putrama.

Menurutnya, memperkuat kapasitas produksi dan memperluas jaringan adalah langkah penting agar pelaku usaha bisa melayani pasar yang lebih besar tanpa menurunkan kualitas produk.

Dia menambahkan bahwa perkembangan Waroeng Padang Lapek adalah contoh bagaimana kerja sama antara perbankan dan pelaku usaha bisa menciptakan nilai tambah. Ini sekaligus memperkuat eksistensi produk dan budaya Indonesia di tingkat internasional.

Memasuki usia ke-80 dengan tema Swadharma Bhakti Nagara, BNI terus memperkuat perannya sebagai mitra tumbuh bagi pelaku usaha Indonesia, termasuk diaspora yang merintis bisnis di berbagai negara.

"Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BNI akan terus menghadirkan solusi keuangan yang adaptif dan terintegrasi untuk mendukung lebih banyak pelaku usaha Indonesia memperluas pasar serta membawa produk, budaya, dan identitas bangsa ke tingkat global," tutupnya.

Kisah Waroeng Padang Lapek memperlihatkan bahwa bisnis kuliner Indonesia di luar negeri bukan cuma soal rasa. Ada soal strategi ekspansi, dukungan finansial, dan cara menjaga konsistensi. Tanpa pengelolaan yang baik, cita rasa autentik saja mungkin belum cukup untuk bertahan di pasar asing.

kuliner Indonesiaekspansi restorandukungan BNIWaroeng Padang Lapekdiaspora IndonesiaDen HaagAmsterdam

Komentar

Memuat komentar...