Hijaberlin Manfaatkan Data Shopee Perluas Pasar
Gambar atau konten salah?
Penggunaan platform digital telah menjadi jalan baru bagi para pebisnis untuk meraih potensi pasar yang lebih besar. Dengan adanya teknologi ini, penjual bisa menjangkau konsumen di berbagai daerah tanpa harus terbatas pada lokasi toko fisik. Ini bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan yang mendasar.
Ayu May Fakih, CEO dari Hijaberlin, merasakan langsung manfaat ini melalui aplikasi Shopee. Sejak awal perjalanan bisnisnya, ia memilih Shopee sebagai alat pemasaran utama. Tujuannya jelas: memperluas jangkauan pasar. "Sejak awal, Hijaberlin memang memutuskan untuk menjadikan Shopee sebagai tools untuk memperluas market, terutama kebutuhan yang dibutuhkan sama tujuan dari brand kami," kata Ayu saat peluncuran Program Akselerasi Produk Lokal di Taman Mini Indonesia Indah pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Ia menjelaskan ada tiga fokus utama dalam mengembangkan bisnis lewat Shopee. Ketiganya adalah memperluas impresi, memahami kebutuhan konsumen, dan menjaga relevansi dengan perubahan pasar. "Pertama adalah impression. Bagaimana brand bisa bertumbuh besar pastinya dengan lebih luas impression-nya. Kemudian, kita juga memahami apa yang dibutuhkan oleh customer dan selanjutnya juga bagaimana kita bisa relevan dengan pertumbuhan yang ada," paparnya.
Menurut Ayu, data menjadi kunci dalam menjalankan strategi tersebut. Data dari platform digital membantu pelaku usaha melihat respons konsumen terhadap produk yang ditawarkan. "Dari tiga fokus itu pastinya yang kita butuhkan adalah data. Oleh karena itu, saya melihat Shopee bisa memberikan informasi tersebut. Kalau kita bicara digital marketing, yang perlu kita perhatikan ada impression. Bagaimana kita bisa meyakinkan customer, bisa muncul di antara ribuan produk, bisa tetap stand out, dan memberikan value proposition yang berbeda dari brand lain. Karena itu, konten dan produk yang ditampilkan harus dibuat semenarik mungkin," ungkap Ayu.
Hijaberlin juga memanfaatkan fitur Shopee Video dan Shopee Live. Bukan cuma untuk berjualan, fitur-fitur ini dipakai untuk menguji respons pasar. "Kita juga harus perhatikan level consideration, yakni bagaimana membuat customer merasa yakin. Di Shopee itu ada yang namanya Shopee Video dan Shopee Live gitu. Dari dua fitur ini, kita bisa testing market dan mungkin bisa ukur datanya," paparnya.
Ayu menambahkan bahwa strategi ini bisa berjalan bersamaan dengan kanal penjualan lain. Misalnya, toko offline atau WhatsApp. Pendekatan ini membantu melihat performa setiap kanal. Data yang terkumpul dipakai sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah selanjutnya. "Selain itu, kalau punya offline store sendiri ataupun berjualan melalui WhatsApp, itu pun juga bisa kita lakukan secara paralel," ungkapnya.
Ia juga memberi contoh penggunaan voucher dan program promosi. Jika traffic sebuah produk tinggi tapi konversinya rendah, pelaku usaha bisa mengevaluasi beberapa hal. "Saya juga menggunakan voucher dan program-program promosi untuk bisa menganalisis. Misalnya traffic-nya tinggi namun konversinya rendah, mungkin saya bisa mengevaluasi dari sisi harga ataupun bagaimana persepsi pasar terhadap produk tersebut," ujarnya.
Dari proses analisis itu, Ayu mengaku bisa mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat. Data tidak hanya dipakai untuk melihat hasil penjualan. Data juga membantu memahami perilaku konsumen dan menentukan langkah bisnis ke depan.
Shopee Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan meluncurkan Program Akselerasi Produk Lokal. Program ini bertujuan memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing pelaku usaha. "Hari ini peluncuran Akselerasi Produk Lokal. Melalui program ini, Shopee mencoba untuk menumbuhkan rasa aman dan nyaman untuk para seller agar bisa mulai memastikan standardisasi usahanya. Program ini juga menjadi komitmen Shopee dalam melakukan pembinaan untuk bisa membantu UMKM naik kelas," ungkap Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang.
Lewat program ini, Shopee menyediakan berbagai dukungan. Mulai dari Voucher Akselerasi Usaha, Kampus Shopee Kelas Online, Program Ekspor Shopee dan Program Ekspor Shopee Fleksi, Layanan Dikelola Shopee, Inovasi Fitur: Program Saya, hingga Akselerasi Perlindungan: Brand IP Portal. Menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia, Shopee juga mengadakan 17.8 Festival Pilih Lokal. Program ini menawarkan diskon hingga 81% dan berbagai promo lainnya.
"Semua akselerasi ini tentu tidak bisa tercipta kalau tidak ada bimbingan dari Kementerian Perdagangan, dari teman-teman UMKM yang selalu memberikan masukan kepada kami. Kemudian, diskusi-diskusi dengan asosiasi IdEA supaya program ini harus konsisten, komitmen, dan berkelanjutan," papar Balques.
"Kami optimis dukungan komprehensif yang Shopee berikan dapat berkontribusi positif dalam mendorong penguatan daya saing produk lokal dan pertumbuhan ekonomi dalam negeri," pungkasnya.
Program Akselerasi Produk Lokal ini merupakan bentuk dorongan nyata bagi UMKM untuk memanfaatkan ekosistem digital. Dengan pelatihan, voucher, dan akses ke fitur-fitur seperti Shopee Live dan Shopee Video, para pelaku usaha kecil bisa belajar membaca data pasar, menguji produk, dan akhirnya bersaing lebih baik. Kolaborasi antara platform digital dan pemerintah menjadi fondasi yang penting, meskipun hasilnya tetap bergantung pada bagaimana setiap pengusaha memanfaatkan alat yang disediakan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait