Bonus ASEAN Para Games Cair, Atlet Disabilitas Bersyukur
Gambar atau konten salah?
Atlet para atletik Indonesia, Nur Ferry Pradana (30), mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima bonus dari pemerintah. Penghargaan ini diberikan atas prestasinya di ajang ASEAN Para Games 2025 di Thailand. Bonus tersebut dianggap Ferry sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah kepada atlet disabilitas yang telah berjuang membawa nama bangsa.
Pria asal Medan, Sumatera Utara ini berhasil meraih tiga medali emas sekaligus dalam kejuaraan tersebut. Tiga nomor yang ia menangkan adalah lari 100 meter T47, lari 200 meter T47, dan lari 400 meter T47.
"Saya turun di tiga nomor dan semuanya emas. Bonus dari pemerintah sudah turun dan jujur ini adalah hal yang dinantikan. Terima kasih kepada Bapak Presiden (Prabowo Subianto)," ujar Ferry dalam keterangan resminya pada Selasa (18/3/2026).
Menurut Ferry, apresiasi dari pemerintah ini menjadi dorongan semangat tambahan saat atlet bertanding di kejuaraan internasional. Pencairan bonus ini membawa kebahagiaan besar baginya. Ia menekankan bahwa penghargaan pemerintah sangat penting untuk meningkatkan motivasi bertanding.
Ferry menegaskan bahwa bonus yang diterima tidak akan dihabiskan untuk hal yang tidak produktif. Ia berencana memanfaatkan dana tersebut untuk pengembangan usaha dan investasi jangka panjang. "Bonusnya ini lebih untuk pengembangan usaha, sekaligus jadi modal tambahan investasi ke depan, termasuk pendidikan bagi anak," jelasnya.
Lebih lanjut, Ferry menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik bagi para atlet agar bonus yang didapat memberikan manfaat berkelanjutan. Ia menambahkan, "Sebisa mungkin dimaksimalkan untuk investasi."
Saat ini, Ferry sedang fokus menjalani pemulihan cedera lutut yang ia rasakan sejak tampil di Thailand. Target selanjutnya adalah kembali tampil maksimal di ASEAN Para Games Malaysia. Ajang di Malaysia ini bertepatan dengan 10 tahun perjalanannya di pemusatan latihan nasional NPC. "Sekarang ini fokus pemulihan... Setelah itu fokus ke Malaysia, bertepatan sepuluh tahun saya di pelatnas. Saya ingin memberikan yang terbaik lagi," katanya.
Pemerintah memberikan bonus dengan besaran yang telah ditetapkan: Rp 1 miliar untuk peraih medali emas nomor perorangan, Rp 800 juta untuk peraih emas nomor ganda, dan Rp 500 juta untuk peraih emas nomor beregu.
Bonus yang diperoleh atlet berprestasi menjadi suntikan semangat sekaligus modal untuk masa depan yang lebih baik, baik dalam pengembangan karier maupun kehidupan pribadi mereka.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jakarta Menang di Short Course, Ade Jona Cita Olimpiade
ORADO Resmi Jadi Anggota KONI, Domino Menjadi Olahraga Nasional
IESPA Gelar Musyawarah Nasional 2026 di Jakarta, 5‑6 Juni
Indonesia Gelar Kejuaraan OWS Asia 2026 di Jimbaran, Bali
Uriarte Diskualifikasi Moto3 Catalunya, Veda Naik Keempat
MotoGP Hungaria 2026: Ducati Harapan Juara di Balaton Park
Berita Terbaru
Jalur Lintas Selatan Tulungagung Selesai 100% dan Siap Pakai
Lapisan Putih Anggur, Air Kelapa, dan Ayam Goreng Basah
Badung Siap Sebar Rp 2 Juta Bansos ke 82 Ribu Hindu
Kematian Ibu Jembrana, Kasus Rabies Pertama di Bali
Balaton Park Jadi Panggung Utama MotoGP Hungaria Pada Minggu
Ikan Asin Tertarik Risiko Kanker Nasofaring Tinggi
5 Kreasi Donat Variatif, Inspirasi Bisnis Rasa Baru
Desa Jambi: Jejak Lisan Pasukan Sriwijaya di Nganjuk
