BRI Borong Empat Penghargaan Perbankan 2026

Ningsih R. · 3 min baca · 1 jam lalu · 17 dibaca
Bisik.id
BRI Borong Empat Penghargaan Perbankan 2026

Gambar atau konten salah?

Empat penghargaan sekaligus diraih PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dalam ajang Top 20 Financial Institutions Award 2026. Acara ini digelar oleh The Finance, yang merupakan bagian dari Infobank Media Group. Penghargaan diserahkan langsung kepada Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada Kamis, 22 Oktober 2026.

BRI mendapatkan The Finance Golden Star Award 2026 dan masuk dalam jajaran Top 20 Financial Institution 2026 untuk kategori bank dengan aset di atas Rp500 triliun. Predikat yang diraih adalah 'Sangat Bagus'. Tidak hanya itu, perusahaan juga membawa pulang dua The Finance Special Award 2026. Satu untuk kategori The Most Active Digital Banking Transactions, dan satu lagi untuk The Most Inclusive Bank in MSME Financing.

Penilaian penghargaan ini didasarkan pada kajian kinerja masing-masing lembaga keuangan. Laporan keuangan selama tiga periode terakhir menjadi bahan utama penilaian. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan pencapaian ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga fundamental bisnis di tengah dinamika ekonomi global. Menurutnya, penghargaan ini menjadi momentum bagi BRI untuk melanjutkan transformasi perusahaan.

"Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi BRI dalam menjaga kinerja dan menjawab kebutuhan nasabah. Kami akan terus mempercepat transformasi digital untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, aman, dan terintegrasi, sekaligus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Hery dalam keterangannya pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Kinerja BRI sepanjang semester I 2026 menunjukkan pertumbuhan positif. Perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun. Angka ini tumbuh 17,5% secara tahunan (year-on-year/yoy). Capaian ini mencerminkan kemampuan BRI menjaga profitabilitas di tengah transformasi bisnis sekaligus memperkokoh fondasi bagi pertumbuhan yang sehat dan berkualitas.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.645,5 triliun. Jumlah ini meningkat 16,2% yoy. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penyaluran kredit kepada segmen UMKM yang mencapai Rp1.235,4 triliun atau tumbuh 8,6% yoy.

Hingga Juni 2026, Holding Ultra Mikro telah melayani sekitar 33,8 juta nasabah pinjaman. Mereka juga mengelola 166,3 juta rekening simpanan. Selain itu, sebanyak 2,3 juta debitur berhasil naik kelas. Integrasi layanan keuangan dan pemberdayaan dalam ekosistem ini membuka akses pembiayaan formal bagi pelaku usaha ultra mikro. Sekaligus membantu mereka meningkatkan kapasitas dan berkembang ke segmen usaha yang lebih tinggi.

BRI juga menjalankan berbagai program pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas akses pasar pelaku UMKM. Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa. Sementara itu, Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha. Di kanal digital, linkumkm by BRI telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM. Program Rumah BUMN telah diikuti sekitar 596 ribu pelaku usaha.

"UMKM tidak hanya menjadi core business Perseroan, tetapi juga merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, peran BRI tidak berhenti sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler yang mendukung pelaku usaha sejak tahap awal, membantu meningkatkan kapasitas dan daya saing, hingga mampu naik kelas. Kami ingin pertumbuhan BRI berjalan beriringan dengan kemajuan UMKM dan ekonomi kerakyatan," tutup Hery.

Penghargaan ini menegaskan posisi BRI sebagai salah satu pemain utama di sektor perbankan nasional. Fokus pada UMKM dan transformasi digital menjadi dua pilar utama yang mendorong kinerja perusahaan. Dengan pertumbuhan laba dan kredit yang solid, BRI menunjukkan bahwa strategi bisnis yang berpusat pada sektor riil dan inklusi keuangan masih relevan di tengah tekanan ekonomi global.

BRIPenghargaanUMKMTransformasi DigitalLaba BersihKreditInklusi Keuangan

Komentar

Memuat komentar...