BULOG Catat Rekor Pengadaan Gabah dan Beras Tembus 4 Juta Ton

Wulan M. · 3 min baca · 2 jam lalu · 20 dibaca
Bisik.id
BULOG Catat Rekor Pengadaan Gabah dan Beras Tembus 4 Juta Ton

Gambar atau konten salah?

Ambon – Perum BULOG mencatat rekor baru. Pengadaan gabah dan beras dalam negeri berhasil menembus angka 4 juta ton setara beras. Sampai 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan Public Service Obligation (PSO) tercatat 4.115.014 ton setara beras, atau 102,88 persen dari target pemerintah sebesar 4 juta ton.

Capaian ini dirayakan bersama Komisi IV DPR RI lewat acara tasyakuran di Kompleks Pergudangan BULOG Nusaniwe, Ambon, Maluku. Acara ini digelar bersamaan dengan kunjungan kerja reses Komisi IV DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto beserta anggota Komisi IV DPR RI.

Sebelum tasyakuran, rombongan lebih dulu meninjau kondisi stok beras di kompleks pergudangan tersebut. Mereka melihat langsung kesiapan pengelolaan cadangan beras, kondisi penyimpanan, dan ketersediaan pasokan untuk kebutuhan pangan masyarakat. Stok beras yang dikelola BULOG Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara tercatat 24.400 ton. Stok ini jadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pasokan pangan di wilayah kepulauan, khususnya Maluku dan Maluku Utara.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, mengapresiasi capaian BULOG yang melampaui target pengadaan 4 juta ton setara beras. Ia menyebut pencapaian itu merupakan hasil kerja bersama untuk memperkuat penyerapan produksi petani dalam negeri.

"Kami mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran BULOG yang telah berhasil mencatatkan pengadaan beras tertinggi sepanjang sejarah. Pencapaian ini merupakan hasil nyata dari upaya bersama dalam memperkuat penyerapan produksi petani dalam negeri. Kami berharap keberhasilan ini dapat terus dipertahankan dan memberikan manfaat langsung bagi petani maupun masyarakat Indonesia," ujar Titiek Soeharto dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).

Titiek juga menekankan pentingnya memastikan capaian pengadaan nasional diikuti pengelolaan dan pemerataan stok pangan hingga seluruh wilayah Indonesia, termasuk kawasan kepulauan. Melalui kunjungan kerja tersebut, Komisi IV DPR RI ingin memastikan stok beras yang dikelola BULOG tersedia, terjaga kualitasnya, dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Pentingnya memastikan besarnya capaian pengadaan nasional diikuti pengelolaan dan pemerataan stok pangan hingga seluruh wilayah Indonesia, termasuk kawasan kepulauan. Melalui kunjungan kerja ini, kami ingin memastikan bahwa stok beras yang dikelola BULOG benar-benar tersedia, terjaga kualitasnya, dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat. Keberhasilan pengadaan di tingkat nasional harus diimbangi dengan kesiapan distribusi hingga ke daerah, sehingga ketahanan pangan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat," katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Perum BULOG Marga Taufiq menyampaikan bahwa keberhasilan menembus angka 4 juta ton merupakan tonggak bersejarah sekaligus bukti nyata keseriusan BULOG dalam menjalankan amanah pemerintah."Alhamdulillah, hari ini kita dapat mensyukuri sebuah pencapaian yang sangat membanggakan. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah BULOG, pengadaan gabah dan beras dalam negeri berhasil melampaui 4 juta ton setara beras, bahkan telah mencapai 4.115.014 ton. Ini bukan sekadar pencapaian angka, melainkan hasil kerja keras seluruh insan BULOG yang bergerak bersama para petani, mitra penggilingan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional," ungkapnya.Lebih lanjut, dia turut menyampaikan penghargaan atas dukungan pemerintah, Komisi IV DPR RI, dan berbagai pihak dalam mengoptimalkan pengadaan serta pengelolaan stok pangan nasional. Dia juga mengapresiasi kepercayaan Presiden Prabowo Subianto serta dukungan Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, TNI, petani, jajaran BULOG, dan para mitra kerja."Kami sampaikan penghargaan atas dukungan Pemerintah, Komisi IV DPR RI serta seluruh pihak yang terus memperkuat langkah BULOG dalam mengoptimalkan pengadaan dan pengelolaan stok pangan nasional. Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada BULOG, dukungan Komisi IV DPR RI, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, TNI, para petani, Jajaran Bulog serta seluruh mitra kerja," ujar Marga Taufiq.Dia menambahkan, capaian tersebut menjadi penyemangat bagi BULOG untuk terus meningkatkan kinerja. Menurutnya, pengadaan yang kuat perlu diikuti pengelolaan stok yang optimal agar cadangan pangan pemerintah dapat dimanfaatkan untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan bagi masyarakat."Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja lebih baik. Pengadaan yang kuat harus diikuti pengelolaan stok yang optimal agar cadangan pangan pemerintah dapat dimanfaatkan untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pangan bagi masyarakat," pungkasnya. (Zlf/ed)

pengadaan berasBULOGstok panganketahanan panganpetani

Komentar

Memuat komentar...