Bulog Usulkan Penyaluran Beras Tambahan untuk ASN, TNI Polri

Dian P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 102 dibaca
Bisik.id
Bulog Usulkan Penyaluran Beras Tambahan untuk ASN, TNI Polri

Gambar atau konten salah?

Perum Bulog mengusulkan penambahan penyaluran beras ke pasar umum, salah satunya ditujukan untuk tunjangan beras atau natura Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri. Usulan ini disampaikan oleh Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, pada rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR pada Selasa, 19 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Rizal menekankan bahwa usulan ini didasarkan pada kondisi stok beras yang melimpah. Ia mengusulkan penambahan dua saluran utama: pasar umum sebesar 4,3 juta ton dan pasar khusus sebesar 1,3 juta ton.

“Untuk pasar umum ini kami usulkan kalau diizinkan, kami saran untuk kebutuhan ASN, TNI Polri, dan dalam bentuk Natura sekitar 2,8 juta ton per tahun,” ujar Rizal di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat.

Selain itu, Bulog juga mengusulkan penyaluran beras sebagai bahan baku dalam program makan bergizi gratis (MBG) sebesar 1,5 juta ton per tahun. Saat ini, Bulog telah menggelontorkan sebanyak 1 juta ton untuk program tersebut.

Untuk pasar khusus, Rizal menyarankan penambahan penyaluran bantuan pangan sebanyak 4 alokasi, masing-masing 1,3 juta ton. Dengan demikian, total penyaluran bantuan pangan pada 2026 mencapai 1,9 juta ton.

Penyaluran tersebut direncanakan pada periode Agustus sampai dengan November 2026 kepada 33,5 juta penerima bantuan pangan menggunakan data alokasi Februari 2026.

Rizal juga melaporkan penyaluran beras saat ini: realisasi penyaluran beras SPHP sebesar 235.815 ton, batuan pangan sebesar 216.808 ton, untuk penanggulangan bencana alam atau keadaan darurat 11.295 ton, dan golongan anggaran 29.064 ton. Penyaluran beras untuk MBG sudah 1 juta ton dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sebesar 233 ton.

Usulan sebelumnya menekankan agar ASN, TNI, dan Polri kembali mendapatkan jatah tunjangan beras atau natura di tengah stok beras yang melimpah. Hal ini merupakan bagian dari strategi mempercepat penyerapan dan distribusi beras agar tetap stabil di pasar.

Rizal menyebut bahwa kebijakan serupa pernah diberikan oleh pemerintah terdahulu. Dalam usulan terbaru, ASN, TNI, dan Polri akan memperoleh beras jenis medium.

“Kami akan mencoba terobosan ke depan mudah-mudahan kalau memang dapat restu, dulu-dulu kita TNI, Polri, maupun ASN itu dapat natura. Nah, mumpung beras Bulog itu melimpah, kami sarankan untuk ke depannya TNI, Polri, dan ASN juga mendapat beras Bulog seperti natura zaman-zaman dahulu. Jenis berasnya medium,” ujar Rizal di Gudang Bulog di Jakarta Utara, Rabu, 6 Mei 2026.

Bulog berusaha memanfaatkan surplus beras untuk mendukung aparatur publik dan aparat keamanan, sekaligus menjaga kestabilan pasar. Dengan alokasi yang terencana, program ini diharapkan dapat menambah kesejahteraan penerima dan menstabilkan harga beras di Indonesia.

Perum Bulogdistribusi beraspasar umumASNTNIPolriMBG

Komentar

Memuat komentar...