Danantara Buka Suara soal Nasib Saham Waskita Karya

Ningsih R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Danantara Buka Suara soal Nasib Saham Waskita Karya

Gambar atau konten salah?

Jakarta — Nasib saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menggantung. Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi menghapus pencatatan saham perusahaan pelat merah ini atau yang dikenal dengan istilah delisting. Sampai saat ini, emiten bersandi WSKT itu masih dalam masa suspensi, alias perdagangan sahamnya digembok oleh BEI.

Menanggapi kemungkinan tersebut, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan bahwa prioritas Danantara saat ini bukanlah status saham di bursa. Melainkan menyehatkan Waskita dari akar masalahnya.

"Prinsipnya kembali lagi, bahwa kita ingin melakukan proses penyehatan ini secara fundamental dan real. Intinya saya tidak ingin bahwa, oh sudah dibetulin, seolah-olah nanti meledak lagi. Saya tidak ingin bekerja seperti itu. Saya ingin bekerja betul-betul, kalau sudah disehatkan secara fundamental dia harus sehat," ujar Dony saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Menurut Dony, jika nantinya status saham Waskita di bursa berubah, itu hanyalah konsekuensi alami dari transformasi perusahaan yang sedang berjalan. Proses transformasi itu sendiri, kata dia, masih dalam tahap kajian mendalam.

"Apa risiko yang diikutinya itu tentu kita kaji. Apakah nanti dia ada delisting atau apa, itu part of the proses transformasi yang harus kita hadapi. Tetapi yang paling penting itu, perusahaan ini tidak lagi hanya sekedar cover-nya yang baik. Kita ingin secara fundamentalnya memang baik. Inilah makanya pekerjaannya itu sangat dalam detail satu persatu," jelas Dony.

Sikap Dony cukup tegas. Ia tidak mempermasalahkan bila pada akhirnya Waskita harus turun dari papan bursa. Yang ia kejar adalah kepastian bahwa fundamental perusahaan benar-benar pulih. Dengan begitu, para investor tidak dirugikan.

"Buat saya yang paling penting itu dari fundamentalnya real. Kalau kita lakukan secara fundamental tidak baik tetap di bursa, juga akan kasihan juga pada investornya. Jadi yang paling penting itu adalah membereskan fundamental perusahaan. Masalah nanti dia akan tetap di bursa atau tidak, itu akan kita lihat bagian dari penyelesaian ini," tutup Dony.

Intinya, Danantara memilih pendekatan yang hati-hati. Mereka tidak ingin terburu-buru membuat Waskita tampak sehat di permukaan lalu kolaps lagi. Pembenahan dilakukan dari dalam, satu per satu, meski konsekuensinya Waskita bisa kehilangan status sebagai perusahaan terbuka.

WaskitasahamdelistingDanantarapenyehatanfundamentalbursa

Komentar

Memuat komentar...