Bank Mandiri Bayar Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Yuli S. · 2 min baca · 1 jam lalu · 21 dibaca
Bisik.id
Bank Mandiri Bayar Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Gambar atau konten salah?

Bank Mandiri membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026. Nilainya Rp66 per lembar saham. Total yang digelontorkan sekitar Rp6,16 triliun. Pembayaran ini dilakukan hari ini, Jumat 2 Oktober 2026. Tanggal ini bertepatan dengan hari jadi Bank Mandiri yang ke-28. Tema ulang tahunnya adalah 'Tumbuh Bersama Majukan Indonesia'.

Kalau ditotal, sepanjang tahun kalender 2026 ini, Bank Mandiri sudah membagikan dividen sekitar Rp50,63 triliun. Angka itu berasal dari dua sumber. Pertama, dividen untuk tahun buku 2025 sebesar Rp44,47 triliun. Kedua, dividen interim untuk tahun buku 2026 yang baru dibayarkan sekarang, Rp6,16 triliun.

Novita Widya Anggraini, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, bilang pembagian dividen ini bentuk apresiasi ke investor. Menurut dia, momen pembayaran yang pas dengan HUT ke-28 Bank Mandiri jadi kesempatan untuk berterima kasih. "Pembayaran dividen interim yang bertepatan dengan HUT ke-28 Bank Mandiri menjadi momen bagi kami untuk mengapresiasi kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel," kata Novita dalam keterangan tertulis.

Keputusan ini juga menunjukkan manajemen percaya diri. Fundamental dan prospek bisnis Bank Mandiri dinilai masih kuat. Kinerja intermediasi disebut solid jadi pendukungnya.

Lihat saja data sampai Agustus 2026. Penyaluran kredit secara bank only tumbuh 17,6 persen dibanding setahun sebelumnya. Nilainya mencapai Rp1.592 triliun. Pertumbuhan kredit ini ditopang Dana Pihak Ketiga (DPK) yang juga naik 17,6 persen secara tahunan. DPK sekarang Rp1.687 triliun.

Di periode yang sama, total aset Bank Mandiri tembus Rp2.358 triliun. Naik 20,7 persen dibanding tahun lalu. Laba bersih juga naik 22,3 persen menjadi Rp37,5 triliun.

Novita juga menjelaskan kualitas aset tetap terjaga. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross ada di angka 1,00 persen. Coverage terhadap NPL mencapai 240,6 persen. Artinya, pertumbuhan bisnis tetap sehat dan hati-hati.

"Di usia ke-28, kami ingin pertumbuhan Bank Mandiri terus memberikan hasil yang dirasakan oleh seluruh masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap Bank Mandiri. Semangat 'Tumbuh Bersama Majukan Indonesia' kami wujudkan dengan menjaga kinerja, meningkatkan layanan bagi nasabah, dan memperluas kontribusi bagi perekonomian nasional dan wujud apresiasi kepada para pemegang saham," tutup Novita.

Secara keseluruhan, Bank Mandiri menunjukkan pertumbuhan di berbagai indikator utama. Mulai dari penyaluran kredit, penghimpunan dana pihak ketiga, hingga total aset dan laba bersih semuanya naik. Kualitas aset juga disebut tetap terjaga dengan rasio kredit macet yang rendah. Pembagian dividen ini menjadi salah satu cara bank BUMN itu untuk berbagi hasil pertumbuhan bisnis dengan para pemegang sahamnya.

dividen interimBank Mandiritahun buku 2026Rp66 per lembarHUT ke-28kinerja solidapresiasi investor

Komentar

Memuat komentar...