Delapan Keris Pusaka Karangasem Dipersembahkan di Puri Agung
Gambar atau konten salah?
8 keris pusaka dari Kerajaan Karangasem diupacarai pada Sabtu, 18 April 2026 di Puri Agung Karangasem.
Puri Agung Karangasem memang menyimpan 10 keris pusaka yang diwariskan oleh raja. Keris-keris itu adalah:
- Ki Baru Upas
- Bedawang Nala
- Ki Mumbul
- Sekar Gadung
- Segara Winotan
- Jaga Satru
- Sekar Tanjung
- Ki Baru Leak
- Ki Selingsing
- Ku Ringgit
Setiap kali diadakan perayaan Tumpek Landep, sepuluh keturunan raja membawa keris-keris tersebut ke Puri Agung untuk diupacarai. Pada perayaan kali ini, hanya delapan keris yang hadir.
“Untuk upacara Tumpek Landep tahun ini, dua keris, yaitu Bedawang Nala dan Ki Selingsing tidak hadir,” ucap Manggala Puri Agung Karangasem, Anak Agung Bagus Partha Wijaya pada hari Sabtu.
Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh keluarga besar Puri Agung. Keturunan Kerajaan Karangasem berkumpul sejak pagi untuk melakukan persembahyangan.
Tujuan perayaan, tutur Agung Partha, adalah memperingati turunnya manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa ke bumi. Upacara ini merupakan yadnya selamatan terhadap semua alat atau senjata yang memiliki ketajaman. Momen ini sekaligus memohon agar senjata atau alat tersebut tetap bertuah.
Seluruh keris pusaka diharapkan tetap bertuah sesuai kemampuan dahulu, meski kini telah dibawa oleh keturunannya.
Dalam kehidupan sehari‑hari, makna Tumpek Landep adalah mengasah dan meningkatkan ketajaman pikiran serta memohon kekuatan lahir dan batin agar selamat dalam mengarungi kehidupan. Setiap umat Hindu yang melaksanakan upacara tersebut diharapkan tidak menimbulkan masalah bagi kehidupan manusia dan alam.
“Melalui upacara Tumpek Landep ini, kita bisa menjadi manusia yang berdayaguna dan berhasil guna dalam kehidupan sehari‑hari,” ujar Agung Partha.
Acara ini menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat nilai spiritual bagi komunitas Hindu di Karangasem.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Karangasem Raih 173 Medali, Posisi 8/9 di Porjar Bali 2026
Pawai Pesta Kesenian Bali ke-48 di Renon, 13 Juni 2026
Pesta Kesenian Bali ke-48 Dibuka Tanpa Presiden Prabowo Pawai Meriah
Pemprov Bali Luncurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana
Puasa Muharram 2026: 1 Muharram 16 Juni, Kapan dan Cara
Revisi Permenaker No.7: Outsourcing Terbatas 4 Pekerjaan
Berita Terbaru
Biaya Ring Jantung, Risiko, dan Cakupan BPJS di Indonesia
Keraton Solo Lepas Lima Kebo Bule ke Alun‑Alun Sebelum Kirab
Timnas U-19 Indonesia Raih Posisi Ketiga, Kalahkan Kamboja 1-0
MUI Tetap Program Makan Bergizi Gratis, Jangan Hentikan
Mayjen Widiastawa Dorong Pengembangan Jagung Banyuwangi
Pankreatitis Akut pada Wanita 25 Tahun karena Diet Ekstrem
Jagakarsa: 7 Tempat Kuliner Tradisional yang Harus Dicoba
