Pawai Pesta Kesenian Bali ke-48 di Renon, 13 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali ke-48 berlangsung di kawasan Renon, Denpasar pada hari Sabtu, 13 Juni 2026. Acara ini tidak hanya menarik perhatian warga setempat, tetapi juga wisatawan dari luar negeri dan dalam negeri yang datang khusus untuk menyaksikan keindahan budaya Bali.
Salah satu pengunjung asing adalah Judith, seorang wisatawan asal Vienna, Austria. Ia datang bersama temannya untuk menonton Peed Aya. Mengetahui tentang pawai melalui temannya yang tinggal di Bali, Judith menganggap acara tersebut sangat istimewa karena menampilkan budaya yang berbeda dari biasanya.
“Kami tidak ingin melewatkannya. Maksud saya, ini sangat spektakuler melihat semua kostum ini dan musiknya, dan ini sangat asing bagi kami, tapi sangat keren, dan sangat spesial,” kata Judith saat ditemui. Ia mengaku kagum melihat Bali masih mempertahankan tradisi budayanya. Namun, ia berharap tradisi tersebut tidak kehilangan makna dan hanya menjadi tontonan bagi wisatawan.
“Sangat bagus bahwa kalian memiliki semua tradisi ini. Tapi saya pikir kalian harus berhati-hati agar ini tidak hanya menjadi pertunjukan bagi orang lain. Agar ini, agar ini tetap mempertahankan maknanya,” ujarnya.
Meskipun harus menonton di tengah cuaca panas, antusiasme Judith tetap tinggi. “Jadi, ini sangat panas. Tapi saya tidak peduli. Luar biasa menyaksikannya di sini,” tambahnya.
Di sisi lain, Rita, seorang wisatawan asal Solo, Jawa Tengah, yang berlibur ke Bali bersama suaminya, juga menunjukkan antusiasme tinggi. Ia sengaja memilih barisan depan di kawasan Renon setelah mengetahui akan ada pawai PKB. Informasi tersebut ia dapatkan lewat media sosial.
“Sudah beberapa ke Bali sih, cuma baru ini kesempatan ke Bali dapet nonton pawai kesenian. Sangat bagus dan keren, culture di sini benar-benar kuat, ya, Walaupun panas-panasan,” ujar Rita.
Pawai pembukaan PKB ke-48 dimulai pukul 14.00 Wita. Peserta pawai berjalan mengelilingi kawasan Renon mengikuti konsep purwa daksina, yaitu bergerak searah jarum jam. Sebanyak 3.430 seniman Peed Aya dari 10 peserta turut ambil bagian, yakni Institut Seni Indonesia (ISI) Bali dan sembilan kabupaten/kota se-Bali.
Rangkaian PKB ke-48 akan berlangsung hingga 11 Juli 2026. Acara ini menjadi ajang bagi seniman dan masyarakat Bali untuk memperlihatkan kekayaan budaya, sekaligus menarik minat wisatawan internasional dan domestik. Dengan begitu, budaya Bali terus hidup dan dinikmati oleh berbagai kalangan, meski tetap menjaga makna dan nilai tradisionalnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
