Diskon 100% Tarif Kapal Ajibata-Ambarita
Gambar atau konten salah?
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) meluncurkan program diskon tarif untuk penyeberangan rute Ajibata-Ambarita (pulang-pergi). Program ini menyambut libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Rute ini masuk dalam daftar lintasan yang dipantau secara nasional selama masa Angkutan Nataru 2026/2027. Alasannya, setiap tahun terjadi peningkatan jumlah orang dan wisatawan yang bepergian ke kawasan Danau Toba, terutama Pulau Samosir. Pulau Samosir merupakan salah satu destinasi utama di Sumatera Utara.
Pemerintah memberikan diskon 100% untuk komponen tarif jasa kepelabuhanan. Diskon ini setara dengan rata-rata 21,11% dari total tarif penyeberangan. Setelah diskon, tarif untuk penumpang pejalan kaki menjadi Rp 10.000. Tarif untuk kendaraan Golongan II, seperti sepeda motor, menjadi Rp 25.000. Sementara itu, tarif untuk kendaraan Golongan IVa, yaitu mobil pribadi, menjadi Rp 170.000.
Diskon berlaku untuk perjalanan pada periode 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Tiket sudah bisa dipesan melalui situs trip.ferizy.com sejak Sabtu, 7 November 2026.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan bahwa dukungan terhadap stimulus pemerintah ini merupakan bentuk sinergi perusahaan. Tujuannya untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat.
"ASDP menyambut baik kebijakan stimulus pemerintah ini. Melalui pembebasan 100% tarif jasa kepelabuhanan, masyarakat dapat menikmati pengurangan pada salah satu komponen tarif penyeberangan. Kami berharap kebijakan ini dapat membantu meringankan biaya perjalanan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan bersama keluarga selama libur akhir tahun," ujar Heru dalam keterangannya pada Minggu, 8 November 2026.
Melalui program stimulus ini, ASDP berharap konektivitas penyeberangan Ajibata-Ambarita semakin mendukung pergerakan wisatawan. Program ini juga diharapkan memperkuat daya tarik pariwisata Danau Toba. Selain itu, ASDP ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Sejalan dengan hal tersebut, General Manager ASDP Cabang Danau Toba, Ellenor Piri, menyampaikan bahwa program ini diharapkan semakin mendorong minat wisatawan untuk berkunjung ke Danau Toba. Program ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Dari sisi operasional, ASDP menyiapkan hingga tiga kapal. Pola operasinya maksimal 21 trip per hari. Puncak arus penyeberangan dari Ajibata diprediksi terjadi pada 23-25 Desember 2026. Pada hari-hari itu, diperkirakan ada 731 kendaraan kecil per hari. Puncak lainnya diprediksi terjadi pada 28 Desember 2026 dengan potensi 788 kendaraan.
ASDP mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan sejak jauh-jauh hari. Tiket diskon sudah bisa dipesan sejak 7 November 2026 melalui kanal resmi trip.ferizy.com. Pengguna jasa diharapkan mengatur jadwal keberangkatan dan menghindari puncak arus perjalanan untuk mengurangi antrean.
"Hindari pembelian tiket melalui calo atau pihak tidak resmi yang berisiko menimbulkan biaya tambahan. Pastikan pula identitas penumpang diisi secara lengkap dan benar karena keakuratan data manifest merupakan bagian penting dari aspek keselamatan pelayaran serta pemenuhan hak asuransi penumpang apabila terjadi kecelakaan perjalanan," tambah Ellen.
Program diskon ini adalah bagian dari upaya pemerintah dan ASDP untuk mendorong pariwisata di Danau Toba. Dengan tarif yang lebih murah, diharapkan lebih banyak wisatawan tertarik untuk berkunjung. Hal ini pada akhirnya dapat menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar Danau Toba. ASDP juga mengingatkan pentingnya membeli tiket melalui saluran resmi untuk menghindari masalah dan memastikan keselamatan pelayaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Eceng Gondok Jadi Biogas untuk UMKM
DEB Pertamina Terangi Dusun Bondan, Nelayan Panen Aman
Pertamina Latih Nelayan Rawat Mesin Kapal
PLTS dan PLTB Ubah Dusun Bondan Jadi Mandiri
Pertamina Pasang Alarm Banjir Demi Selamatkan Tambak Warga
IUP Emas Nakal Dialihkan ke Antam
Kementerian ESDM Serahkan 137 Hektare Lahan ke Kopassus
OJK Denda Tujuh Emiten, ASLI Kena Sanksi Rp 2,7 Miliar
