Doa Awal Tahun 1448 Hijriah Setelah Maghrib 15 Juni 2026

Endah K. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Doa Awal Tahun 1448 Hijriah Setelah Maghrib 15 Juni 2026

Gambar atau konten salah?

Kalender Islam menandai dimulainya Tahun Baru 1448 Hijriah pada malam ini, 15 Juni 2026. Pada hari tersebut, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa awal tahun sebagai upaya memohon keberkahan, perlindungan, dan kemudahan kepada Allah SWT selama satu tahun ke depan.

Menurut Kalender Hijriah Indonesia tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, 1 Muharram 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026. Karena pergantian hari pada penanggalan Hijriah terjadi pada waktu maghrib, maka kalender Islam sudah masuk ke 1 Muharram pada 15 Juni 2026 setelah maghrib. Oleh karena itu doa awal tahun 1448 Hijriah dibaca setelah maghrib malam ini.

Doa tersebut memohon agar dijauhkan dari godaan setan, diberikan kekuatan untuk menjalankan kebaikan, dan memperoleh rahmat serta pertolongan Allah SWT dalam setiap urusan kehidupan. Berikut bacaan doa akhir tahun Hijriah yang dapat dibaca, diambil dari buku Terjemah Majmu Syarif karya Ustaz Muiz al Bantani:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَجُودِكَ الْمُعَوَّلُ وَهٰذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُودِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Bismillaahir rahmaanir rahiim.
Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwalu, wa 'alaa fadhlikal `azhiimi wujuudikal mu'awwali, wa haadza 'aamun jadidun qad aqbala ilainaa, nas'alukal `ishmata fiihi minasy syaithaani wa auliyaa'ihi wa junuudihi wal `auna 'alaa haadzihin nafsil ammaaroti bissuu'i wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam yaa arhamar raahimiin, wa shallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah Engkaulah yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah‑Mu yang Agung dan Kedermawanan‑Mu tempat bergantung. Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada‑Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih‑kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada‑Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta para keluarganya dan sahabatnya.

Selain doa di atas, terdapat doa awal tahun versi pendek yang dapat diamalkan masyarakat muslim. Menyadur buku Doa dan Zikir Sepanjang Tahun oleh H Mandan Mahamedan MA, doa ini dicantumkan ulama besar hadis Al‑Hafiz Ibnu Hajar Al‑Asqalani dalam Al‑Isabah fi Asma'a As‑Sahabah di bawah catatan biografi Abdullah Ibnu Hisham. Riwayat yang dinilai sahih menyebutkan, doa ini dibaca para sahabat Rasulullah SAW saat menjumpai bulan atau tahun baru:

اَللَّهُـمَّ أَدْخِلْهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَرِضْوَانٍ مِنَ الرَّحْمَنِ وَجَوَازٍ مِنَ الشَّيْطَانِ.
Allaahumma adkhilhu 'alainaa bil amni wal iimaani was-salaamati wal islaami wa ridhwaanin minar rahmaani wa jawaazin minas-syaithaani.

Artinya: “Ya Allah, masukkan kami ke dalamnya dengan aman, iman, selamat, dan Islam. Dan anugerahkan kami rida dari Ar‑Rahman (Allah), serta jauhkanlah kami dari setan.”

Doa yang diajarkan Allah kepada Rasulullah SAW juga dapat dipraktikkan pada pergantian tahun. Doa ini pada esensinya memohon agar dapat masuk ke suatu tempat dengan cara yang baik dan keluar dari suatu tempat dengan cara yang baik pula. Allah mengajarkan doa ini kepada Rasulullah SAW beberapa saat sebelum beliau hijrah (keluar) dari Makkah menuju (masuk) ke Yathrib/Madinah. Berikut lafaz doanya:

رَّبِّ اَدْخِلْنِيْ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَّاَخْرِجْنِيْ مُخْرَجَ صِدْقٍ وَّاجْعَلْ لِّيْ مِنْ لَّدُنْكَ سُلْطٰنًا نَّصِيْرًا.
Latin: Rabbi adkhilnii mudkhala shidqiw wa akhrijnii mukhraja shid­qiw waj'al lii mil ladunka sulthaanan nashiiraa.

Doa ini mengajak umat Islam untuk menyongsong awal baru dalam kehidupan, seperti halnya Rasulullah SAW saat memasuki Madinah. Dengan membaca doa ini, seseorang memohon agar dimasukkan ke dalam kebaikan dan keluar dari keburukan, sekaligus memohon kekuatan dan dukungan dari Allah untuk tetap istiqomah.

Praktik membaca doa awal tahun menjadi bagian penting bagi banyak muslim. Doa tersebut tidak hanya berfungsi sebagai permohonan, tetapi juga sebagai pengingat akan tanggung jawab moral dan spiritual yang harus dijaga sepanjang tahun. Melalui doa, umat menegaskan niat untuk menghindari godaan setan, memperkuat iman, dan menegakkan nilai-nilai Islam dalam setiap aktivitas.

Dengan memulai tahun baru dengan doa yang penuh kesungguhan, umat muslim berharap dapat menjalani satu tahun penuh berkah, aman, dan penuh kemudahan. Doa-doa ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan dengan Allah, mengingatkan diri akan tujuan hidup, dan menyiapkan diri menghadapi tantangan yang mungkin muncul di masa depan.

Kalender IslamTahun Baru 1448 HijriahDoa Awal TahunKementerian Agama RIMuharramNabi Muhammad SAWDoa dan Zikir

Komentar

Memuat komentar...