UMI Aktif di Rapat Persiapan Rakernas APTISI 2026

Dedi S. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
UMI Aktif di Rapat Persiapan Rakernas APTISI 2026

Gambar atau konten salah?

Universitas Muslim Indonesia (UMI) turut ambil bagian dalam Rapat Persiapan Penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional I Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) 2026, sebuah forum penting bagi semua pimpinan perguruan tinggi swasta di Indonesia. Acara ini dirancang untuk menyatukan visi dan strategi yang akan dipresentasikan pada Rakernas APTISI 2026 yang akan digelar pada Agustus 2026.

Pertemuan berlangsung di Auditorium Lantai 17 UNIKOM Smart Building, Bandung, Jawa Barat pada 14-15 Juni 2026. Rektor UMI, Hambali Thalib, menegaskan bahwa partisipasi kampus ini mencerminkan kesiapan UMI untuk mendorong transformasi digital dan budaya riset yang selaras dengan visi kementerian.

UMI meyakini bahwa kolaborasi adalah kunci kemajuan pendidikan tinggi,” ujar Hambali kepada wartawan pada Senin, 15 Juni 2026. Ia menambahkan, “Melalui forum APTISI ini, kami memperkuat sinergi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia guna menghadirkan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penguatan karakter yang semakin berdampak bagi bangsa,” sambungnya.

Forum ini dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto. Ia menekankan pentingnya peran kampus dalam menghasilkan inovasi dan sumber daya manusia unggul. “Perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak inovasi, pengembangan ilmu pengetahuan, dan pencetak sumber daya manusia unggul,” jelas Brian. Ia juga menegaskan, “Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam meningkatkan daya saing bangsa di tingkat global,” tambahnya.

Menanggapi arah kebijakan tersebut, Mansyur Ramly menyoroti pentingnya tata kelola kampus swasta yang adaptif agar tetap relevan dengan perkembangan zaman serta mampu memperluas akses pendidikan bermutu bagi masyarakat. Ia menyatakan, “Peningkatan mutu akademik, tata kelola yang adaptif, penguatan jejaring kerja sama, serta kemampuan membaca perubahan merupakan agenda bersama yang harus terus diperkuat oleh seluruh perguruan tinggi swasta di Indonesia,” jelasnya.

Forum APTISI 2026 ini menegaskan komitmen semua perguruan tinggi swasta untuk memperkuat sinergi, meningkatkan mutu akademik, dan memperluas akses pendidikan. Keterlibatan UMI, dukungan minister, serta pandangan strategis Mansyur Ramly menandai langkah konkret menuju pendidikan tinggi yang lebih inovatif dan berdaya saing di Indonesia.

Universitas Muslim IndonesiaAPTISItransformasi digitalkolaborasipendidikan tinggiinovasimutu akademikakses pendidikan

Komentar

Memuat komentar...