Sholat Tasbih di Malam 1 Muharam 2026 Menjadi Fokus Umat

Wulan M. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Sholat Tasbih di Malam 1 Muharam 2026 Menjadi Fokus Umat

Gambar atau konten salah?

Sholat Tasbih menjadi perhatian khusus pada malam 1 Muharam 2026. Pada saat pergantian tahun, beberapa ulama mengajak umat Islam untuk melaksanakan sholat ini. Sebelum melaksanakan, penting memahami tata cara, niat, dan hukum sholat Tasbih.

Hukum sholat Tasbih masih diperdebatkan di kalangan ulama. Kitab Lengkap Panduan Shalat karya M Khalilurrahman Al‑Mahfani MA dan Abdurrahim Hamdi MA mengutip hadits yang masih dipertanyakan. Ibn Mubarak dan ulama Syafi'iyyah menilai sholat ini sunnah. Sebaliknya, ulama Hanabilah menilai hadits tersebut tidak shahih, namun tetap mengizinkan pelaksanaannya sebagai fadhailul a'mal. Jadi, sholat Tasbih tidak sampai menjadi sunnah, melainkan jaiz atau mubah.

Waktu pelaksanaan sholat Tasbih tidak terbatas. Bisa dilakukan satu kali sehari, seminggu, sebulan, setahun, atau bahkan seumur hidup. Karena fleksibilitas ini, melaksanakan pada malam 1 Muharam 2026 tidak menimbulkan masalah.

Gus Baha, pendakwah kelahiran Rembang, menekankan manfaat sholat Tasbih pada malam tersebut. Ia berkata, “Ini ada ibadah yang menghapus dosa tetapi bentuk wiridnya itu tasbih. Tidak ada istighfarnya inilah rahasia kenapa saya mengajarkan tasbih.”

Berikut langkah-langkah sholat Tasbih yang dapat diikuti. Setiap rakaat terdiri dari serangkaian gerakan dan bacaan. Imam Nawawi menyarankan salam setiap dua rakaat pada malam hari, sedangkan pada siang hari dapat satu atau dua kali.

  1. Takbiratul ihram
  2. Doa Iftitah (baca doa pembuka)
  3. Al‑Fatihah
  4. Surat pilihan
  5. Berbaca tasbih 15 kali (setelah Al‑Fatihah dan surat pilihan)
  6. Rukuk: tasbih 10 kali
  7. Iktidal: tasbih 10 kali
  8. Sujud: tasbih 10 kali
  9. Duduk di antara dua sujud: tasbih 10 kali
  10. Sujud kedua: tasbih 10 kali
  11. Bangun dari sujud: tasbih 10 kali
  12. Ulangi langkah‑langkah di atas untuk rakaat kedua
  13. Duduk tahiyat
  14. Salam
  15. Lakukan dua rakaat lagi

Setiap rakaat sholat Tasbih diisi 75 kali tasbih. Rincian pembacaan tasbih pada setiap gerakan adalah sebagai berikut:

  • Setelah membaca Al‑Fatihah dan surat pilihan: 15 kali
  • Rukuk: 10 kali
  • Iktidal: 10 kali
  • Sujud: 10 kali
  • Duduk di antara dua sujud: 10 kali
  • Sujud kedua: 10 kali
  • Bangun dari sujud: 10 kali

Berikut bacaan tasbih dalam bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya:

Arab: سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Latin: Subḥānallāhi wal-ḥamdu lillāhi wa lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.

Arti: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar.

Untuk niat, ada perbedaan pendapat di kalangan ulama. Yang mengikuti pendapat sunnah membaca niat sebelum sholat. Berikut contoh niat yang sering dibaca:

Arab: أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushallī sunnatat‑tasbīḥi rak'ataini lillāhi ta'ālā.

Arti: Aku menyengaja sholat sunnah Tasbih 2 rakaat karena Allah Ta'ala.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pelaksanaan sholat Tasbih pada malam 1 Muharam 2026 dapat dilakukan dengan benar. Hukum sholat ini tetap jaiz, sehingga pelaksanaannya tidak menimbulkan masalah. Menyadari bahwa sholat Tasbih dapat membantu menghapus dosa, banyak orang memilih melakukannya pada malam pergantian tahun. Praktik ini menegaskan kembali pentingnya niat dan bacaan tasbih dalam kehidupan sehari‑hari umat Islam.

Sholat TasbihMalam 1 MuharamHukum SunnahJaizNiatTasbih 75 KaliUlama Syafi'iyyah

Komentar

Memuat komentar...