Doa Tahun Baru Islam 2026: Waktu Terbaik Setelah Ashar

Endah K. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Doa Tahun Baru Islam 2026: Waktu Terbaik Setelah Ashar

Gambar atau konten salah?

Menjelang Tahun Baru Islam 2026, banyak umat Muslim bertanya kapan waktu terbaik untuk membaca doa. Pertanyaan ini muncul setiap kali memasuki bulan Muharram, khususnya saat pergantian tahun dalam kalender Hijriah.

Doa menyambut tahun baru menjadi amalan bagi sebagian umat untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kemudahan kepada Allah SWT di tahun yang akan datang. Tetapi, kapan tepatnya waktu itu?

Menurut buku Terjemah dan Fadhilah Majmu karya Syarif, waktu yang tepat adalah setelah salat Ashar pada hari terakhir bulan Dzulhijjah hingga sebelum waktu Maghrib. Alasan dipilihnya adalah karena pergantian hari dalam kalender Hijriah tidak dimulai pada tengah malam, melainkan sejak matahari terbenam atau masuknya waktu Maghrib.

Dengan begitu, ketika azan Maghrib terdengar, tahun Hijriah lama sudah berakhir dan tahun baru Islam dimulai. Menurut kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama RI, hari terakhir bulan Dzulhijjah 1447 H jatuh pada 15 Juni 2026. Jadi, umat yang ingin mengamalkan doa akhir tahun dapat membacanya pada sore hari setelah salat Ashar hingga menjelang Maghrib pada tanggal tersebut.

Melansir laman Universitas Negeri Surabaya, membaca doa akhir dan awal tahun menjadi salah satu amalan yang banyak dilakukan umat muslim untuk menyambut pergantian tahun hijriah. Dengan membaca doa tersebut, umat Islam memohon ampunan dan kesalahan yang telah dilakukan selama setahun terakhir sekaligus berharap agar tahun yang baru dipenuhi keberkahan, petunjuk, dan kemudahan dari Allah SWT.

Doa Akhir Tahun:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ(Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana abduka, wa ana 'ala ahdika wa wa'dika ma istata'tu, a'udzu bika min sharri ma sana'tu, abu'u laka bini'matika 'alayya, wa abu'u bidzanbi faghfir li fa innahu la yaghfirudh-dzunuba illa anta.)
Artinya: “Ya Allah, Engkau Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang pada janji-Mu sekuat kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan apa yang telah aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Doa Awal Tahun:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا وَفِي لِسَانِي نُورًا وَفِي سَمْعِي نُورًا وَفِي بَصَرِي نُورًا وَمِنْ فَوْقِي نُورًا وَمِنْ تَحْتِي نُورًا وَمِنْ أَمَامِي نُورًا وَمِنْ خَلْفِي نُورًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا(Allahumma aj'al fi qalbi nuran wa fi lisani nuran wa fi sam'i nuran wa fi basari nuran wa min fawqi nuran wa min tahti nuran wa min amami nuran wa min khalfi nuran wa aj'al li nuran.)
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah di hatiku cahaya, di lisanku cahaya, di pendengaranku cahaya, di penglihatanku cahaya, di atasku cahaya, di bawahku cahaya, di depanku cahaya, di belakangku cahaya, dan berikanlah aku cahaya.”

Dengan membaca dua doa tersebut pada sore hari setelah salat Ashar dan sebelum Maghrib pada 15 Juni 2026, umat Muslim dapat memulai tahun baru hijriah dengan niat memohon ampunan dan petunjuk. Praktik ini menegaskan pentingnya waktu yang tepat, sesuai dengan peraturan kalender Hijriah, serta memperkuat kesadaran spiritual dalam menyambut pergantian tahun.

Tahun Baru IslamDoa Akhir TahunDoa Awal TahunBulan DzulhijjahSalat AsharMaghribKalender HijriahUniversitas Negeri Surabaya

Komentar

Memuat komentar...