Gubernur Khofifah Melantik Pengurus IKA FH Unair 2025‑2030
Gambar atau konten salah?
Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik pengurus Ikatan Fakultas Hukum Alumni Universitas Airlangga (IKA FH Unair) periode 2025‑2030. Ia menegaskan bahwa IKA FH Unair harus terus berkontribusi kepada masyarakat dan memperkuat jaringan alumni demi kemajuan bangsa.
Pelantikan berlangsung di Gedung A.G. Pringgodigdo Fakultas Hukum Unair Surabaya pada hari Sabtu, 13 Juni 2026. Khofifah, yang juga ketua umum IKA Unair, mengucapkan:
“Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Tuhan Yang Maha Kuasa atas taufik dan hidayah-Nya, pada hari ini, Sabtu 13 Juni 2026, saya Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga dengan ini secara resmi mengukuhkan dan melantik saudara‑saudara sebagai Pengurus Ikatan Alumni Universitas Airlangga Komisariat Fakultas Hukum sebagaimana tersebut dalam surat keputusan,”
“Semoga saudara‑saudara yang dilantik sebagai pengurus IKA FH Unair bisa memberikan pengabdian ke masyarakat luas, dan memperkuat jejaring alumni,” tambahnya.
Pelantikan ini didukung oleh Surat Keputusan Nomor 023/PP IKA UNAIR/SK.VI/2026 tentang Pengesahan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Airlangga Komisariat Fakultas Hukum Masa Bakti 2025‑2030. Tanda tangan dan ucapan selamat dari para pejabat menandai dimulainya masa kerja pengurus baru.
Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sunarto, hadir dan menegaskan pentingnya peran alumni Fakultas Hukum Unair. Ia menyebut alumni memiliki posisi strategis di berbagai lembaga penegak hukum, pemerintahan, dan dunia usaha. Sunarto berkata:
“Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga memang memiliki banyak variabel di dalamnya. Tidak hanya berada di jajaran penegak hukum, tetapi juga di pemerintahan. Ada yang menjadi advokat, notaris, anggota kepolisian, kejaksaan, Mahkamah Agung, hingga badan peradilan,”
Ia mengibaratkan kekuatan alumni seperti seikat lidi. “Sesuatu yang terpisah juga bisa berperan, tetapi perannya kecil. Kalau kita bersatu dan berkoordinasi dengan baik, peran itu menjadi besar. Seperti lidi, kalau tidak diikat hanya punya fungsi terbatas. Tetapi kalau disatukan dan diikat dengan baik, manfaatnya jauh lebih besar,” katanya.
Sunarto menekankan integritas dan profesionalisme sebagai nilai utama. Ia mengingatkan setiap alumni harus membawa nama baik almamater ke mana pun mereka berkiprah. “Kontribusi positif sekecil apa pun akan berdampak positif bagi almamater. Sebaliknya, kontribusi negatif sekecil apa pun juga akan membawa dampak negatif. Karena itu saya berharap para alumni terus menjaga nama baik Universitas Airlangga,” tegasnya.
Ia juga mengajak alumni untuk tetap tangguh menghadapi tantangan. “Saya mengucapkan selamat bekerja kepada pengurus IKA FH UNAIR periode 2025‑2030. Jadilah alumni pejuang yang tidak mudah menyerah. Segala tantangan pasti ada solusinya dan yang penting jangan mengedepankan emosi dalam menyelesaikan masalah,” ujarnya.
Ketua IKA UNAIR Komisariat Fakultas Hukum, Syaiful Ma'arif, menegaskan bahwa kepengurusan baru mengusung semangat kebersamaan dan pengabdian. Ia menyebut seluruh pengurus akan diberi nama “Pengurus Gotong Royong” dan menekankan prinsip gotong royong sebagai dasar organisasi. “Misinya satu, seluruh pengurus IKA UNAIR Komisariat Fakultas Hukum ini diberi nama Pengurus Gotong Royong. Prinsipnya adalah gotong royong,” kata Syaiful.
Ia menambahkan bahwa pengurus berkomitmen menjadikan organisasi alumni bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan sarana membangun kontribusi nyata bagi almamater. “Seluruh pengurus memiliki komitmen untuk menjadikan organisasi alumni bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga sarana membangun kontribusi nyata bagi pengembangan almamater,” lanjutnya.
Dalam sambutannya, Syaiful menyebut judul besar organisasi sebagai “Gotong Royong Berbakti untuk Almamater.” Ia menegaskan bahwa seluruh pengurus hadir untuk mengabdi kepada almamater. “Judul besar kami adalah Gotong Royong Berbakti untuk Almamater. Seluruh pengurus hadir untuk mengabdi kepada almamater. Seperti yang tergambar dalam lagu yang dinyanyikan tadi, bahwa kami berbakti dan mengabdi untuk Universitas Airlangga,” ujarnya.
Pelantikan ini menandai dimulainya masa kerja pengurus baru dan menjadi simbol kuatnya hubungan antara kampus dan alumninya. Dengan jaringan alumni yang tersebar di berbagai bidang strategis, IKA FH UNAIR diharapkan mampu menjadi motor penggerak kolaborasi, memperluas kesempatan bagi lulusan muda, sekaligus menjaga reputasi Universitas Airlangga sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Semangat gotong royong yang diusung pengurus baru menjadi harapan bersama agar ikatan alumni tidak sekadar menjadi organisasi formal, melainkan ruang kolaborasi yang mampu melahirkan gagasan, solusi, dan kontribusi nyata bagi almamater, masyarakat, serta kemajuan bangsa. Turut hadir sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Dwiarso Budi Santiarto.
Pelantikan ini menegaskan bahwa alumni Fakultas Hukum Unair memiliki peran penting di berbagai sektor. Mereka tidak hanya berada di jajaran penegak hukum, tetapi juga di pemerintahan, dunia usaha, dan badan peradilan. Kekuatan alumni terletak pada kemampuan bersatu dan berkolaborasi, yang dapat membuka peluang, memberikan informasi, serta membantu generasi muda yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Dengan semangat gotong royong, pengurus baru berharap dapat memperkuat jaringan alumni, meningkatkan kontribusi positif, dan menjaga nama baik Universitas Airlangga di mata publik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
