Dokter: Jangan Pernah Memencet Jerawat di Bawah Hidung
Gambar atau konten salah?
Jerawat di bawah hidung memang menyebalkan. Letaknya pas di area yang sering tersentuh, sensitif, dan bikin tidak nyaman. Banyak orang langsung berpikir untuk memencetnya. Tapi, apakah itu ide yang bagus?
Menurut para dokter kulit, memencet jerawat di area ini sangat tidak disarankan. Apalagi jika jerawat masih meradang atau belum matang. Kulit di sekitar hidung punya banyak pembuluh darah. Ini membuatnya lebih sensitif dibanding area lain. Penanganan yang salah bisa berakibat buruk.
Apa saja risikonya? Mulai dari luka terbuka, infeksi, bekas jerawat yang menghitam, hingga peradangan yang makin parah. Bukan cuma masalah kulit. Infeksi dari jerawat di hidung, meskipun jarang, bisa menyebar ke bagian tubuh lain.
Dr. Alok Vij, seorang dermatolog, menjelaskan bahwa ada kemungkinan infeksi di wajah menjadi infeksi yang berdampak ke seluruh tubuh. Dalam kasus yang sangat langka, infeksi ini bisa menyebabkan trombosis sinus kavernosa septik. Ini adalah pembekuan darah di sinus kavernosa. Kondisi ini serius dan bisa mengancam jiwa. Bahkan, meningitis hingga pneumonia disebut sebagai risiko yang mungkin terjadi.
"Sejujurnya, kamu harus selalu menghindari memencet jerawat. Melakukannya dapat menyebabkan peradangan, hiperpigmentasi pasca-inflamasi, jaringan parut, hingga infeksi," kata Dr. Vij.
Memang sulit menahan keinginan untuk memencet. Tapi, membiarkan jerawat sembuh sendiri adalah pilihan terbaik. Namun, jika ada acara penting atau jerawat terasa sangat mengganggu, ada beberapa cara aman yang bisa dicoba.
Cara aman mengatasi jerawat di hidung:
- Kompres hangat. Rendam kain lap bersih di air hangat. Jangan terlalu panas. Tempelkan ke area hidung selama 10 hingga 15 menit. Ini membantu menarik nanah ke permukaan dan mempercepat penyembuhan.
- Pakai plester jerawat. Jika jerawat sudah terbuka, tempelkan stiker jerawat khusus. Biarkan semalaman. Plester ini akan menyerap cairan yang keluar.
- Kunjungi dokter kulit. Dokter punya pilihan yang lebih cepat dan aman. Biasanya mereka merekomendasikan suntikan kortison atau antibiotik.
Intinya, memencet jerawat di bawah hidung bukan solusi. Risiko infeksi dan bekas luka lebih besar daripada manfaatnya. Lebih baik bersabar atau menggunakan metode yang lebih aman. Kulit di area ini butuh perlakuan ekstra hati-hati, bukan tekanan jari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Celah Pintu Toilet: Bukan Cacat Desain, Tapi Solusi
Bus Kelebihan Muatan Terjun ke Jurang, 40 Tewas di Pakistan
Joan Mir ke Gresini 2027, Gandeng Holgado
Warung Kopi di Banda Aceh Tutup Saat Salat Jumat dan Magrib
AHY Buka Sinode GPI, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Sarwendah Bantah Halangi Ruben Onso Temui Anak
Berita Terbaru
Bupati Purwakarta Dipanggil Kemendagri Imbas Lagu Seksis
Messi Cetak Rekor 20 Gol di Piala Dunia
74,4% Orang Tua Nilai SPMB 2026 Mudah Dipahami
Polisi vs Keluarga: Mahasiswi Hilang Ditemukan?
Persik Kediri Bungkam soal Pemain Baru
Pendaki 145 Kg Dievakuasi 6 Jam dari Gunung Gede
Ferrari Rp9,5 Miliar Hancur Dijadikan Perosotan Anak-anak
Salah Panenka Bawa Mesir Taklukkan Australia
Meta Gunakan RAM DDR4 Bekas di Server AI Baru