Dokter: Jangan Pernah Memencet Jerawat di Bawah Hidung

Vera T. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Dokter: Jangan Pernah Memencet Jerawat di Bawah Hidung

Gambar atau konten salah?

Jerawat di bawah hidung memang menyebalkan. Letaknya pas di area yang sering tersentuh, sensitif, dan bikin tidak nyaman. Banyak orang langsung berpikir untuk memencetnya. Tapi, apakah itu ide yang bagus?

Menurut para dokter kulit, memencet jerawat di area ini sangat tidak disarankan. Apalagi jika jerawat masih meradang atau belum matang. Kulit di sekitar hidung punya banyak pembuluh darah. Ini membuatnya lebih sensitif dibanding area lain. Penanganan yang salah bisa berakibat buruk.

Apa saja risikonya? Mulai dari luka terbuka, infeksi, bekas jerawat yang menghitam, hingga peradangan yang makin parah. Bukan cuma masalah kulit. Infeksi dari jerawat di hidung, meskipun jarang, bisa menyebar ke bagian tubuh lain.

Dr. Alok Vij, seorang dermatolog, menjelaskan bahwa ada kemungkinan infeksi di wajah menjadi infeksi yang berdampak ke seluruh tubuh. Dalam kasus yang sangat langka, infeksi ini bisa menyebabkan trombosis sinus kavernosa septik. Ini adalah pembekuan darah di sinus kavernosa. Kondisi ini serius dan bisa mengancam jiwa. Bahkan, meningitis hingga pneumonia disebut sebagai risiko yang mungkin terjadi.

"Sejujurnya, kamu harus selalu menghindari memencet jerawat. Melakukannya dapat menyebabkan peradangan, hiperpigmentasi pasca-inflamasi, jaringan parut, hingga infeksi," kata Dr. Vij.

Memang sulit menahan keinginan untuk memencet. Tapi, membiarkan jerawat sembuh sendiri adalah pilihan terbaik. Namun, jika ada acara penting atau jerawat terasa sangat mengganggu, ada beberapa cara aman yang bisa dicoba.

Cara aman mengatasi jerawat di hidung:

  1. Kompres hangat. Rendam kain lap bersih di air hangat. Jangan terlalu panas. Tempelkan ke area hidung selama 10 hingga 15 menit. Ini membantu menarik nanah ke permukaan dan mempercepat penyembuhan.
  2. Pakai plester jerawat. Jika jerawat sudah terbuka, tempelkan stiker jerawat khusus. Biarkan semalaman. Plester ini akan menyerap cairan yang keluar.
  3. Kunjungi dokter kulit. Dokter punya pilihan yang lebih cepat dan aman. Biasanya mereka merekomendasikan suntikan kortison atau antibiotik.

Intinya, memencet jerawat di bawah hidung bukan solusi. Risiko infeksi dan bekas luka lebih besar daripada manfaatnya. Lebih baik bersabar atau menggunakan metode yang lebih aman. Kulit di area ini butuh perlakuan ekstra hati-hati, bukan tekanan jari.

jerawat di bawah hidungrisiko memencet jerawatinfeksi kulitperawatan jerawat amankompres hangatplester jerawatdokter kulit

Komentar

Memuat komentar...