Ferrari Rp9,5 Miliar Hancur Dijadikan Perosotan Anak-anak
Gambar atau konten salah?
Empat anak kecil di China membuat sebuah Ferrari 488 GTB bernilai miliaran rupiah rusak parah. Mereka menggunakan mobil sport itu sebagai perosotan. Kejadiannya di Kota Kunming, Provinsi Yunnan. Pemilik mobil sedang bepergian untuk urusan dinas saat itu.
Rekaman kamera pengawas memperlihatkan anak-anak berusia di bawah 10 tahun itu memanjat kap mesin. Mereka juga berdiri di kaca depan, berjalan di atap, lalu meluncur di kaca belakang. Seperti memakai perosotan di taman bermain. Bukan cuma itu, mereka menusuk bodi mobil dengan batang bambu. Akibatnya, mobil yang harganya sekitar Rp 9,5 miliar itu mengalami goresan dalam di kap mesin, atap, fender, lampu belakang, dan kaca. Bemper depan juga retak.
Pemilik kaget saat pulang dan melihat kondisi mobilnya. Ia mengaku sudah berusaha menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Ia bahkan memilih tidak memperbaiki mobil di bengkel resmi Ferrari. Alasannya, biaya di bengkel resmi diperkirakan mencapai 100 ribu yuan atau sekitar Rp 260 juta. Sebagai gantinya, Ferrari itu diperbaiki di bengkel umum dengan komponen aftermarket. Total biaya perbaikan hanya 29.360 yuan atau sekitar Rp 70 juta.
Sayangnya, upaya damai gagal. Dalam mediasi di kantor polisi, orang tua keempat anak itu hanya bersedia membayar ganti rugi 5.000 yuan atau sekitar Rp 13 juta. Mereka juga tidak meminta anak-anaknya menyampaikan permintaan maaf. Merasa dirugikan, pemilik Ferrari akhirnya membawa kasus ini ke pengadilan. Ia menggugat orang tua keempat bocah itu untuk meminta ganti rugi sesuai biaya perbaikan mobil.
Menurut hukum di China, anak di bawah 14 tahun tidak bisa dikenai sanksi penahanan administratif. Karena itu, tuntutan ganti rugi atas kerusakan kendaraan hanya bisa diajukan kepada orang tua atau wali melalui jalur perdata. Kasus ini menunjukkan bagaimana orang tua tetap bertanggung jawab secara hukum atas kerusakan yang disebabkan anak-anak mereka, meskipun anak-anak itu sendiri tidak bisa dihukum secara pidana.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
