Dolar AS Melemah Tipis ke Rp18.058
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar dolar Amerika Serikat pagi ini terlihat melemah terhadap rupiah. Meski turun, mata uang AS itu masih bertahan di kisaran Rp 18.000-an.
Berdasarkan data Bloomberg pada Kamis, 16 Juli 2026, posisi dolar AS berada di angka Rp 18.058. Angka ini turun 10 poin atau sekitar 0,06 persen.
Bagaimana dengan mata uang lainnya? Pergerakan dolar AS terhadap beberapa mata uang dunia ternyata tidak seragam. Dolar melemah terhadap yen Jepang. Tapi sebaliknya, dolar menguat terhadap dolar Australia, pound sterling, dan yuan China. Sementara itu, posisi dolar AS stagnan alias tidak bergerak terhadap euro dan dolar Singapura.
Lebih rincinya, dolar AS melemah 0,03 persen terhadap yen Jepang. Sedangkan terhadap dolar Australia, dolar AS menguat 0,17 persen. Terhadap pound sterling, dolar naik 0,11 persen. Dan terhadap yuan China, dolar menguat 0,05 persen.
Dolar AS juga tidak menunjukkan perubahan berarti terhadap euro dan dolar Singapura. Keduanya tercatat stagnan.
Pelemahan dolar AS terhadap rupiah pagi ini masih tergolong tipis. Posisinya yang masih di atas Rp 18.000 menunjukkan tekanan terhadap rupiah belum sepenuhnya mereda, meski ada sedikit perbaikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
