Dolar AS Naik, Rp 17.855 Menembus Rp 17.800, Pasar Global
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan kenaikan terhadap rupiah. Pada pagi hari, Paman Sam bergerak naik dan menyentuh level sekitar Rp 17.800-an. Data Bloomberg menegaskan bahwa pada 18 Juni 2026, nilai tukar dolar AS berada di Rp 17.855, meningkat 93 poin atau 0,52% dibandingkan sesi sebelumnya.
Walau begitu, pergerakan dolar AS terhadap mata uang lain cenderung melemah. Dalam satu hari, dolar AS melemah terhadap yen Jepang, dolar Australia, pound sterling, euro, dan dolar Singapura. Namun, ia berhasil menguat sedikit terhadap yuan China.
Secara rinci, pergerakan Paman Sam adalah: melemah 0,01% terhadap yen Jepang, 0,28% terhadap dolar Australia, 0,12% terhadap pound sterling, dan 0,14% terhadap euro. Dolar AS melemah 0,04% terhadap dolar Singapura, namun menguat 0,06% terhadap yuan China.
Secara keseluruhan, dolar AS kini lebih kuat dibanding rupiah, namun melemah dibandingkan mata uang utama lain kecuali yuan. Kenaikan ini mencerminkan dinamika pasar valuta asing pada hari tersebut, menandai pergeseran kecil dalam keseimbangan nilai tukar global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
MSCI Rilis Review Pasar Modal Indonesia 19 Juni Terkait
Harga Emas Antam Turun Tajam, Rp 2.703.000 per Gram
Satgas PASTI hentikan Universal Peak & BAFI Group Indonesia
Kebakaran Hutan Sumatera 1.200 Ha, Pemerintah Investigasi
Fed Tetap Jaga Suku Bunga 3,5‑3,75%, Warsh Beri Tanda
Bawang Putih Target Swasembada dalam 3‑4 Tahun Indonesia
Berita Terbaru
MSCI Rilis Review Pasar Modal Indonesia 19 Juni Terkait
Harga Emas Antam Turun Tajam, Rp 2.703.000 per Gram
Puasa Sunnah di Muharram 1448: Jadwal dan Niat Lengkap
Foto Wanita Viral di Watuagung: Klarifikasi Ronda Malam
Pemadaman Listrik 3 Jam di Medan Baru, 16 Lokasi Terpengaruh
Renungan: Tak Kenal Maka Tak Sayang, Memahami Kasih Tuhan
