Puasa Sunnah di Muharram 1448: Jadwal dan Niat Lengkap

Rizki W. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Puasa Sunnah di Muharram 1448: Jadwal dan Niat Lengkap

Gambar atau konten salah?

Puasa sunnah di bulan Muharram dianggap sebagai amalan terbaik setelah Ramadan. Bulan ini memiliki keutamaan yang luar biasa, sehingga banyak umat Islam yang memilih untuk melaksanakan puasa pada hari-hari tertentu.

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah. Pada bulan ini, Rasulullah SAW pertama kali hijrah ke Madinah, sehingga bulan ini menjadi penanggalan utama dalam Islam. Allah SWT memuliakan bulan ini sehingga disebut syahrullah, bulan Allah. Karena itu, puasa sunnah di bulan ini sangat dianjurkan.

Menurut Kemenag Jabar, dasar utama kemuliaan puasa Muharram adalah sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

"Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram. Dan salat yang paling utama setelah salat fardhu adalah salat malam." (HR. Muslim)

Rasulullah SAW sendiri mengerjakan puasa pada tanggal 10 Muharram, yang dikenal sebagai puasa Asyura. Ia juga menganjurkan umatnya untuk melaksanakan puasa sebelum Asyura, yakni Tasu'a pada 9 Muharram, agar tidak menimpa ibadah Yahudi. Selain itu, umat dapat mengerjakan puasa 1 Muharram, puasa pada hari Senin, hari Kamis, hingga puasa Nabi Daud.

Sejarah puasa Muharram juga terkait dengan penyelamatan Nabi Musa AS dari kejaran Firaun. Allah menunjukkan kebesarannya dengan membela lautan agar hambanya dapat menjauh dari Firaun. Sebagai rasa syukur, umat Islam melaksanakan puasa pada bulan tersebut.

Menurut ketetapan Kementerian Agama, Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Dari ketetapan tersebut, berikut tujuh jadwal puasa sunnah di bulan Muharram 1448 Hijriah / 2026 yang perlu diketahui:

  • Puasa 1 Muharram: Selasa, 16 Juni 2026
  • Puasa Tasu'a: Rabu, 24 Juni 2026
  • Puasa Asyura: Kamis, 25 Juni 2026
  • Puasa Hari Senin: 22 dan 29 Juni 2026, 6 dan 13 Juli 2026
  • Puasa Hari Kamis: 18 dan 25 Juni 2026, 2 dan 9 Juli 2026
  • Puasa Ayyamul Bidh: 28, 29, dan 30 Juni 2026
  • Puasa Nabi Daud: Selang-seling, sehari puasa, sehari tidak

Melakukan puasa dimulai dengan niat, sebagai bentuk memantapkan hati melakukan ibadah sunnah. Setiap puasa memiliki bacaan niat yang berbeda-beda. Berikut bacaan lengkap niat puasa sunnah di bulan Muharram:

  1. Niat Puasa 1 Muharram
    نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى
    Nawaitu shaumal Muharrami lilâhi ta'âlâ.
    Artinya: "Saya niat puasa Muharram karena Allah ta'âlâ."
  2. Niat Puasa Tasu'a
    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى
    Nawaitu shauma ghadin'an adâ'i sunnatit Tasû'â lillâhi ta'âlâ.
    Artinya: "Aku berniat puasa sunah Tasu'a esok hari karena Allah SWT."
  3. Niat Puasa Asyura
    نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى
    Nawaitu shauma Âsyûrâ-a lilâhi ta'âlâ.
    Artinya: "Saya niat puasa Asyura karena Allah ta'âlâ."
  4. Niat Puasa Hari Senin
    نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
    Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta'âlâ.
    Artinya: "Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah ta'âlâ."
  5. Niat Puasa Hari Kamis
    نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلّٰهِ تَعَالَى
    Nawaitu shauma yaumil khamîsi lillâhi ta'âlâ.
    Artinya: "Aku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah ta'âlâ."
  6. Niat Puasa Ayyamul Bidh
    نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
    Nawaitu shouma ayyaamil biidh sunnatan lillaahi ta'aalaa.
    Artinya: "Aku niat puasa ayyamul bidh, sunah karena Allah Ta'ala."
  7. Niat Puasa Nabi Daud
    نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سَنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
    Nawaitu shauma dâwuda lillahi ta'âlâ.
    Artinya: "Aku niat puasa Nabi Daud karena Allah ta'âlâ."

Demikian, jadwal puasa sunnah di bulan Muharram lengkap dengan bacaan niatnya. Semoga membantu, ya. Simak Video "Kapan Waktu Terbaik Niat Puasa: Saat Tarawih atau Sahur?"

Dengan mengetahui tanggal-tanggal penting dan membaca niat yang tepat, umat dapat melaksanakan puasa sunnah di bulan Muharram dengan penuh kesadaran dan ketenangan hati.

Puasa MuharramAsyuraTasu'aNabi DaudKemenag JabarNiat PuasaAyyamul Bidh

Komentar

Memuat komentar...