Dolar AS Tembus Rp 18.009, Rupiah Tertekan
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar dolar Amerika Serikat sempat menyentuh angka Rp 18.000 pada perdagangan Senin, 06 Juli 2024. Mata uang Negeri Paman Sam ini terus menguat sejak perdagangan dibuka pagi hari.
Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS ditutup menguat 0,18 persen ke level Rp 17.995. Namun dalam pergerakan intraday, dolar sempat melesat hingga menyentuh Rp 18.009 sekitar pukul 14.12 WIB. Angka ini menjadi level tertinggi yang dicapai pada hari itu.
Sejak awal pembukaan, dolar AS sudah menunjukkan penguatan. Posisinya terhadap rupiah tercatat di Rp 17.993, atau naik 0,17 persen dari penutupan sebelumnya. Penguatan dolar tidak hanya terjadi terhadap rupiah.
Hingga sore hari, dolar AS juga tercatat menguat 0,56 persen terhadap yen Jepang (JPY). Selain itu, dolar menguat 0,18 persen terhadap dolar Kanada (CAD) dan 0,29 persen terhadap franc Swiss (CHF).
Namun tidak semua mata uang utama kalah dari dolar. Terhadap euro (EUR), dolar AS justru melemah 0,17 persen. Pelemahan juga terjadi terhadap poundsterling Inggris (GBP) sebesar 0,10 persen, dan terhadap dolar Australia (AUD) sebesar 0,13 persen.
Pergerakan dolar yang kembali mendekati Rp 18.000 ini menunjukkan tekanan masih berlanjut pada rupiah. Meski sempat menyentuh angka psikologis tersebut, rupiah masih bertahan di bawah level itu hingga penutupan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
