Dua Wisatawan Rusia Diselamatkan Tebing Bali Dengan Heli

Surya B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Dua Wisatawan Rusia Diselamatkan Tebing Bali Dengan Heli

Gambar atau konten salah?

Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20), dua wisatawan Rusia, terjebak di tebing Pecatu, Kuta Selatan, Badung pada 23 April 2024 sekitar pukul 11.30 Wita. Situasi menjadi kritis ketika mereka tidak dapat turun dari tebing setinggi 30 meter di atas laut.

Fika, staf Beach Club El Kabron, menerima telepon anonim pada pagi itu. Penelepon mengaku terjebak di tebing dan meminta pertolongan. Ia berkata, “Penelepon menyampaikan bahwa mendapat nomor telepon El Kabron Bali dari papan reklame yang terpasang di sisi tebing yang dilihat oleh penelepon.”

Segera setelah menerima laporan, El Kabron menghubungi Polsek Kuta Selatan. Informasi tersebut diteruskan ke Satpolairud Polresta Denpasar, lalu ke Basarnas Denpasar untuk koordinasi lebih lanjut.

Pada pukul 13.30 Wita, delapan personel dari Kantor SAR Denpasar menuju lokasi. Setelah tiba, mereka berkoordinasi dengan staf El Kabron dan menilai medan sulit dijangkau. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menyatakan kendala utama ialah posisi korban yang jauh di bawah tebing dan waktu terbatas karena air laut mulai naik. Ia memutuskan menggunakan Helikopter SGi Air Bali untuk evakuasi.

“Anggota kita dari Kantor SAR Denpasar, Basarnas Bali langsung koordinasi dan on board personel kita di helikopter SGi Air Bali 1 orang,” ujar Sidakarya.

Helikopter lepas landas dari helipad Benoa pada pukul 14.46 Wita dengan lima personel di dalamnya. Sekitar 12 menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi menggunakan sistem hoisting. Sidakarya menambahkan, “Tidak ada permasalahan yang begitu signifikan, tetapi harus lebih cepat dalam proses tersebut karena melihat gelombang yang cukup naik, dan kita menggunakan hoisting, dan satu per satu korban bisa kita evakuasi.”

Berhasil, kedua korban diselamatkan dan mendarat di helipad SGI Air Bali pada pukul 15.15 Wita. Kondisi keduanya dilaporkan baik. Namun, Sergei Starostin mengalami luka ringan pada kaki dan siku kiri, lalu mendapatkan perawatan di Klinik Nusa Medika.

Evakuasi ini berlangsung dramatis, menampilkan koordinasi cepat antara pihak kepolisian, satpol, dan tim SAR. Keberhasilan penyelamatan menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kerja sama lintas lembaga dalam menghadapi situasi darurat di wilayah pesisir.

Penyelamatan tebingKuta SelatanHelikopter SGi Air BaliHoistingBasarnasKantor SAR DenpasarKesiapsiagaan lintas lembaga

Komentar

Memuat komentar...