Dua Wisatawan Rusia Diselamatkan Tebing Bali Dengan Heli
Gambar atau konten salah?
Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20), dua wisatawan Rusia, terjebak di tebing Pecatu, Kuta Selatan, Badung pada 23 April 2024 sekitar pukul 11.30 Wita. Situasi menjadi kritis ketika mereka tidak dapat turun dari tebing setinggi 30 meter di atas laut.
Fika, staf Beach Club El Kabron, menerima telepon anonim pada pagi itu. Penelepon mengaku terjebak di tebing dan meminta pertolongan. Ia berkata, “Penelepon menyampaikan bahwa mendapat nomor telepon El Kabron Bali dari papan reklame yang terpasang di sisi tebing yang dilihat oleh penelepon.”
Segera setelah menerima laporan, El Kabron menghubungi Polsek Kuta Selatan. Informasi tersebut diteruskan ke Satpolairud Polresta Denpasar, lalu ke Basarnas Denpasar untuk koordinasi lebih lanjut.
Pada pukul 13.30 Wita, delapan personel dari Kantor SAR Denpasar menuju lokasi. Setelah tiba, mereka berkoordinasi dengan staf El Kabron dan menilai medan sulit dijangkau. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menyatakan kendala utama ialah posisi korban yang jauh di bawah tebing dan waktu terbatas karena air laut mulai naik. Ia memutuskan menggunakan Helikopter SGi Air Bali untuk evakuasi.
“Anggota kita dari Kantor SAR Denpasar, Basarnas Bali langsung koordinasi dan on board personel kita di helikopter SGi Air Bali 1 orang,” ujar Sidakarya.
Helikopter lepas landas dari helipad Benoa pada pukul 14.46 Wita dengan lima personel di dalamnya. Sekitar 12 menit kemudian, tim tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi menggunakan sistem hoisting. Sidakarya menambahkan, “Tidak ada permasalahan yang begitu signifikan, tetapi harus lebih cepat dalam proses tersebut karena melihat gelombang yang cukup naik, dan kita menggunakan hoisting, dan satu per satu korban bisa kita evakuasi.”
Berhasil, kedua korban diselamatkan dan mendarat di helipad SGI Air Bali pada pukul 15.15 Wita. Kondisi keduanya dilaporkan baik. Namun, Sergei Starostin mengalami luka ringan pada kaki dan siku kiri, lalu mendapatkan perawatan di Klinik Nusa Medika.
Evakuasi ini berlangsung dramatis, menampilkan koordinasi cepat antara pihak kepolisian, satpol, dan tim SAR. Keberhasilan penyelamatan menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kerja sama lintas lembaga dalam menghadapi situasi darurat di wilayah pesisir.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
15 Turis India Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Phu Quoc
Badai Bavi Lumpuhkan Penerbangan Singapura-Taiwan-Shanghai
Hotel Miami Ludes Diserbu Fans Inggris Jelang Lawan Norwegia
KUTAKITA Sundown Week: Nikmati Senja Gratis di Kuta
Detik Weekdays Promo The Trans Luxury Hotel, Staycation Keluarga Mulai Rp1,5 Juta
Norwegian dan British Airways Taruhan Foto Profil
Berita Terbaru
WNA Australia Meninggal Saat Ditahan Imigrasi Bali
Belasan Anak Ular Kobra Berhasil Dievakuasi dari Rumah Warga Demak
AHY Tinjau SPAM dan IPAL di Akmil Magelang
Norwegia Vs Inggris: Duel Kuda Hitam di Perempat Final
Lonjakan Pembeli Alat Tulis Jelang Tahun Ajaran Baru
Pasar Alam di Sendang Banyu Temumpang Hidupkan Cagar Budaya
Mourinho Kembali ke Real Madrid, Target Akhiri Dominasi Barcelona
Tuchel Bingung Hukuman Quansah Bertambah
Martin Makin Kokoh di Puncak Usai Bezzecchi Absen
