Mourinho Kembali ke Real Madrid, Target Akhiri Dominasi Barcelona
Gambar atau konten salah?
Jose Mourinho telah resmi memulai tugas barunya sebagai pelatih kepala Real Madrid. Ia kembali ke klub ibu kota Spanyol tersebut untuk periode keduanya.
Kontrak berdurasi tiga tahun telah diberikan kepada pelatih asal Portugal itu. Mourinho menggantikan Alvaro Arbeloa, yang sebelumnya gagal membawa pulang trofi untuk Los Blancos.
Ini bukan kali pertama Mourinho menangani Madrid. Sebelumnya, ia melatih klub tersebut dari tahun 2010 hingga 2013. Tugasnya kali ini hampir sama dengan periode pertamanya dulu: mengakhiri paceklik gelar yang sudah berlangsung selama dua tahun.
Dalam dua musim terakhir, Madrid harus menyaksikan rival abadi mereka, Barcelona, berpesta merayakan gelar juara LaLiga. Situasi ini membuat Mourinho tidak bisa main-main dalam mempersiapkan timnya untuk musim 2026/2027.
Mourinho sudah mendapat dukungan berupa empat pemain baru pada bursa transfer musim panas ini. Jumlah itu belum termasuk beberapa target lain yang masih mungkin didatangkan sebelum jendela transfer ditutup.
Madrid memiliki ambisi besar untuk bangkit dan meraih setidaknya satu hingga dua trofi pada musim depan. Mourinho menegaskan bahwa dirinya tidak datang untuk kepentingan pribadi.
"Kata-kata saja tidak cukup. Sebab kami punya misi besar. Ini bukan soal mengkhawatirkan diriku atau apakah aku akan meraih banyak trofi atau tidak," ujar Mourinho seperti dikutip One Football.
"Aku di sini untuk membantu semuanya menjadi lebih baik: pemain, staf... menciptakan kultur kerja keras, tanggung jawab, ambisi, dan sesuatu yang saya tahu betul, yakni tanggung jawab serta kebanggaan bekerja untuk Real Madrid," sambungnya.
"Aku sangat suka konsepnya. Ini bukan soal bekerja di Real Madrid, tapi bekerja untuk Real Madrid. Itulah semangat yang membawa saya ke dalam misi ini."
Kembalinya Mourinho ke Madrid terjadi di saat klub sedang dalam tekanan. Barcelona mendominasi liga domestik, dan Madrid butuh sosok yang bisa mengembalikan mentalitas juang tim. Dengan pengalaman dan rekam jejaknya, Mourinho dianggap sebagai pilihan yang tepat untuk memimpin kebangkitan Los Blancos.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
