Dyson Luncurkan Robot Pembersih Lantai di Indonesia
Gambar atau konten salah?
Dyson kini hadir di Indonesia dengan dua perangkat pembersih lantai cerdas yang baru saja diluncurkan. Produk pertama, Dyson Spot+Scrub Ai, adalah robot vacuum yang mampu menangani kotoran basah sekaligus kering. Produk kedua, Dyson Clean+Wash Hygiene, adalah alat pel lantai elektrik ringan yang dirancang agar mudah bermanuver.
"Kini, kami telah merancang robot vacuum yang secara cerdas mendeteksi, mengidentifikasi, dan membersihkan noda hingga kotoran. Robot ini adalah pembersih yang gigih, cerdas, dan adaptif," ujar James Dyson, pendiri Dyson, dalam pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa pengembangan robot ini dimulai sejak 1990-an dan telah melewati proses panjang sebelum akhirnya siap dipasarkan.
Dyson Spot+Scrub Ai menampilkan tiga langkah pembersihan yang menyerupai cara manusia membersihkan noda membandel. Fitur utamanya meliputi deteksi noda berbasis AI, di mana kamera resolusi tinggi dan sinar hijau laser memindai noda tak terlihat lalu melintasinya berulang kali hingga lantai bersih. Sistem hidrasi 12 titik mengalirkan air hangat untuk mencuci kain pel secara otomatis pada setiap putaran, memastikan hanya serat kain bersih yang menyentuh lantai. Navigasi LiDAR dan kamera pintar memetakan rumah secara presisi dan mengenali hampir 200 benda rumah tangga agar tidak bertabrakan. Stasiun pembuangan tanpa kantong dilengkapi 10 tenaga siklon yang mengosongkan debu kering secara otomatis tanpa kantong, memungkinkan penggunaan hingga 100 hari. Perangkat ini akan tersedia di pasaran mulai 09 April 2026 dengan harga Rp 18.799.000.
Dyson Clean+Wash Hygiene dirancang untuk menggabungkan fungsi penyedot debu dan mengepel lantai dalam satu alat. Alat ini tidak menggunakan filter udara, sehingga tidak ada sarang bakteri atau bau tidak sedap. Rol hibrida super padat berisi 84.000 filamen mikrofiber dan 1.400 bulu nilon berputar sangat cepat, mampu mengangkat kotoran membandel, tumpahan sirup, dan rambut kusut. Desain ramping dan fleksibel membuat alat ini hanya berat 3,82 kg dan gagangnya dapat direbahkan nyaris rata dengan lantai hingga ketinggian 113 mm, memudahkan pembersihan di area sempit seperti kolong sofa. Setelah selesai digunakan, alat ini akan mencuci rol mikrofibernya sendiri dan mengeringkannya menggunakan udara panas bersuhu 85 derajat Celsius. Alat pel ini sudah dapat dibawa pulang hari ini dengan harga Rp 9.999.000.
Dengan dua produk ini, Dyson menargetkan pasar Indonesia yang semakin sibuk. Kedua perangkat dirancang agar menghemat waktu dan tenaga dalam menjaga kebersihan lantai. Robot Spot+Scrub Ai menonjolkan kemampuan deteksi dan pembersihan otomatis, sementara Clean+Wash Hygiene menawarkan solusi satu alat yang tidak memerlukan filter konvensional.
Keberadaan kedua perangkat ini diharapkan dapat mempermudah urusan bersih‑bersih rumah secara signifikan. Pengguna tidak lagi perlu membuang banyak waktu dan tenaga untuk menjaga kebersihan lantai di tengah padatnya aktivitas sehari‑hari. Dengan harga yang kompetitif dan fitur canggih, Dyson menunjukkan komitmen untuk menyediakan teknologi rumah tangga yang lebih efisien.
Perangkat ini menambah portofolio Dyson di Indonesia, memperluas jangkauan produk pembersih lantai cerdas yang telah dikenal di pasar global. Keberadaan robot vacuum dan alat pel elektrik ini mencerminkan tren peningkatan penggunaan teknologi otomatisasi rumah di kalangan konsumen yang mengutamakan kenyamanan dan kebersihan. Dengan fitur-fitur inovatif seperti deteksi AI, sistem hidrasi otomatis, dan desain ringan, Dyson berusaha menjawab kebutuhan konsumen Indonesia akan solusi pembersih yang lebih cerdas dan praktis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spotify Luncurkan Chatbot AI untuk Pengguna Premium
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp25,5 Juta
Motorola Luncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2 di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp 29,9 Juta
Tecno Pova 8 5G Resmi, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
