Enam Wakil Eropa Kuasai Perempatfinal Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko justru menjadi panggung dominasi tim-tim Eropa. Anggapan lama bahwa negara-negara UEFA kesulitan bersaing saat turnamen berlangsung di luar Benua Biru kini terbantahkan. Data menunjukkan, enam dari delapan tim yang melaju ke babak perempatfinal berasal dari zona Eropa. Angka ini setara dengan 75 persen dari total peserta di fase delapan besar.
Keenam wakil Eropa tersebut adalah Prancis, Spanyol, Belgia, Inggris, Norwegia, dan Swiss. Hanya dua tim dari luar Eropa yang berhasil menembus dominasi ini, yaitu Argentina dari CONMEBOL dan Maroko dari CAF. Menurut catatan Opta Analyst, jumlah enam wakil UEFA di perempatfinal ini menjadi yang terbanyak untuk Piala Dunia yang digelar di luar Eropa sejak edisi 1994 di Amerika Serikat. Saat itu, tujuh tim Eropa berhasil mencapai babak delapan besar.
Sebelumnya, Piala Dunia di luar Eropa kerap dianggap sebagai ajang yang sulit bagi tim-tim UEFA. Dalam enam edisi yang berlangsung di luar Eropa sebelum tahun ini—yaitu pada 1986, 1994, 2002, 2010, 2014, dan 2022—hanya sekali terjadi enam atau lebih wakil Eropa di perempatfinal, tepatnya pada 1994. Sebaliknya, saat Piala Dunia digelar di Eropa, dominasi UEFA hampir selalu terjadi. Pada empat edisi terakhir di Benua Biru—Italia 1990, Prancis 1998, Jerman 2006, dan Rusia 2018—enam dari delapan tiket perempatfinal selalu menjadi milik negara-negara Eropa.
Karena Piala Dunia 2026 digelar di tiga negara Amerika Utara, banyak pihak awalnya memperkirakan tren sulitnya tim Eropa bermain di luar benua mereka akan kembali muncul. Namun, kenyataan di lapangan sudah menggugurkan dugaan tersebut. Keberhasilan Swiss memastikan tiket terakhir ke perempatfinal membuat Piala Dunia 2026 menjadi edisi ketiga beruntun di mana wakil UEFA berhasil mengisi lebih dari separuh slot di babak delapan besar. Pola serupa juga terjadi pada 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar.
Menariknya, sebelum tiga edisi terakhir tersebut, pencapaian enam wakil Eropa di perempatfinal hanya terjadi sekali dalam empat edisi sebelumnya, yaitu pada Piala Dunia 2006 di Jerman. Dominasi ini menunjukkan bahwa jarak geografis bukan lagi hambatan berarti bagi tim-tim Eropa untuk tampil kompetitif di panggung sepak bola dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
