ESDM Tetapkan Harga Batubara dan Mineral Juni 2026

Sari D. · 2 min baca · 9 hari lalu · 198 dibaca
Bisik.id
ESDM Tetapkan Harga Batubara dan Mineral Juni 2026

Gambar atau konten salah?

Di Jakarta, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan keputusan baru tentang harga batubara acuan (HBA) untuk penjualan batu bara pada periode pertama bulan Juni 2026. Keputusan ini tercatat dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 227.K/MB.01/MEM.B/2026.

“Menetapkan Harga Batubara Acuan yang selanjutnya disebut HBA untuk Periode Pertama Bulan Juni Tahun 2026 dengan besaran tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini,” tulis diktum kedua aturan tersebut, dikutip Selasa (02 Juni 2026).

HBA dibagi menjadi empat kategori berdasarkan nilai kalori yang dapat dihasilkan, diukur dalam satuan “Kcal/kg GAR” (kilo kalori per kilogram Gross Air Received). Setiap kategori memiliki harga acuan yang berbeda sesuai dengan tingkat energi batu bara tersebut.

HBA I – Batu bara kalori tinggi 6.322 kcal/kg GAR – ditetapkan sebesar US$ 121,83 per ton untuk periode pertama Juni 2026. Harga ini turun dibandingkan periode kedua Mei 2026, yang sebelumnya dipatok US$ 116,32 per ton.

HBA II – Batu bara kalori 5.300 kcal/kg GAR – harga acuan di periode pertama Juni 2025 adalah US$ 84,53 per ton. Nilai ini naik sedikit dari periode pertama Mei 2026, yang berada di US$ 80,34 per ton.

HBA III – Batu bara kalori 4.100 kcal/kg GAR – untuk periode pertama Juni 2026 ditetapkan US$ 58,81 per ton. Harga ini naik dari periode pertama November 2025, di mana nilai yang ditetapkan adalah US$ 44,02 per ton. Periode kedua November 2025 juga naik dibandingkan periode kedua Oktober 2025, yang berada di US$ 43,71 per ton.

HBA IV – Batu bara kalori 3.400 kcal/kg GAR – harga acuan periode pertama Juni 2026 adalah US$ 40,32 per ton. Nilai ini naik dari periode kedua Mei 2026, yang dipatok US$ 39,35 per ton.

Selain HBA, ESDM juga menetapkan Harga Mineral Acuan (HMA) untuk periode pertama Juni 2026. HMA mencakup berbagai mineral, dengan harga di bawah ini:

  • Nikel: US$ 14.998/dry metric ton (dmt)
  • Kobalt: US$ 47.571/dmt
  • Timbal: US$ 1.984/dmt
  • Seng: US$ 3.217/dmt
  • Aluminium: US$ 2.847/dmt
  • Tembaga: US$ 10.782/dmt
  • Emas (mineral ikutan): US$ 4.042/dmt
  • Perak (mineral ikutan): US$ 48,48/dmt
  • Mangan: US$ 3,38/dmt
  • Bijih besi: US$ 1,54/dmt
  • Bijih krom: US$ 6,37/dmt
  • Konsentrat timah: US$ 8,65/dmt

Keputusan ini menandai penyesuaian harga batubara dan mineral yang akan memengaruhi perdagangan dan industri energi di Indonesia. Dengan menetapkan harga acuan yang berbeda untuk setiap kategori kalori dan mineral, pemerintah berupaya menyeimbangkan kebutuhan pasar, menjaga kestabilan harga, dan mendukung industri pertambangan nasional.

ESDMHBAHMAharga batubaraharga mineralperiode Juni 2026kalori batubara

Komentar

Memuat komentar...