FBI Rilis Cyber Range di Huntsville: Pelatihan Agen Siber
Gambar atau konten salah?
FBI telah menyiapkan fasilitas pelatihan canggih di Huntsville, Alabama untuk melatih agen-agennya menghadapi serangan siber. Fasilitas ini, yang dinamakan Cyber Range, dibuka pada tahun lalu dan dirancang menyerupai kota tiruan yang lengkap dengan infrastruktur nyata.
Fasilitas ini memiliki luas lebih dari 22.000 kaki persegi atau sekitar 2.043 meter persegi, meskipun disebutkan juga sebagai 2.000 meter persegi. Di dalamnya, para agen dapat berlatih di lingkungan yang menyerupai kota modern.
Berikut beberapa elemen penting yang ada di Cyber Range:
- Minimarket
- Stasiun pengisian bahan bakar
- Rumah sakit
- Deretan rumah warga lengkap perabotan
Semua bangunan dan fasilitas terhubung melalui jaringan digital, sehingga pelatihan dapat mensimulasikan serangan siber secara realistis. Di tengah kota tiruan ini, terdapat sebuah data center mini yang dipenuhi lebih dari 200 server. Server-server ini sengaja diinfeksi malware dan diretas untuk mempelajari pola serangan.
Seluruh jaringan di kota tiruan ini air-gapped, artinya terputus dari internet dunia luar. Cara ini mencegah kode jahat keluar dari arena pelatihan dan menginfeksi sistem publik.
Para agen dilatih melakukan investigasi forensik digital pada berbagai sistem, termasuk:
- Sistem hiburan di dalam mobil
- Jaringan komputer dan basis data pasien di rumah sakit
- Sistem keamanan perusahaan
Pelatihan juga mencakup pemantauan langsung dampak serangan tingkat tinggi, misalnya bagaimana peretas dapat melumpuhkan jaringan listrik kota (power grids) atau menyusup melalui jaringan Wi‑Fi rumah tangga, dikutip dari The Verge pada Rabu, 17 Juni 2026.
Dengan fasilitas ini, FBI berupaya mempersiapkan agen-agennya menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks. Cyber Range menjadi ruang simulasi yang memungkinkan pelatihan praktis tanpa risiko bagi dunia nyata. Keberadaan kota tiruan ini menandai langkah maju dalam keamanan siber, memberikan agen pengalaman langsung dalam menanggapi serangan di berbagai infrastruktur kritis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Elon Musk Capai 1 Triliun USD, Bandingkan Tumpukan Uang
Hiu Goblin Terekam Hidup di Kedalaman 2.000 Meter Pertama
Shenzhen InnoX Academy Dukung 100 Startup AI & Hardware
Erling Haaland Debut Dua Gol, Norwegia Maju di Grup I 2026
Wakil Presiden Tegaskan Etika Paling Penting dalam AI
Mbappé, Dua Gol, Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Les Bleus
Berita Terbaru
Pelayaran Nasional Diskon 30% Tiket Kapal Libur Sekolah
Jadwal Liburan Akhir Semester 2025/2026 Jawa Tengah: 23 Hari
Gubernur Jambi Minta Maaf atas Kekurangan Layanan Haji
Spanyol Tetap Tenang, Siap Hadapi Arab Saudi Piala 2026
Sukabumi Siap Sambut 76 Ribu Murid Baru SD dan SMP 2026/27
Impor Minyak Rusia Tetap Berjalan, Perkuat Cadangan Energi
Digitalisasi Pemerintahan: Luhut Prediksi Penghematan Rp 2.000 Triliun
Sopir Bus Singapura Jalani Dialisis, Cari Donor Ginjal
