Gubernur Jambi Minta Maaf atas Kekurangan Layanan Haji
Gambar atau konten salah?
Gubernur Jambi Al Haris mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh jemaah haji atas segala kekurangan layanan yang mungkin terjadi selama proses keberangkatan, pelaksanaan ibadah, hingga kepulangan dari Tanah Suci.
Permintaan maaf tersebut disampaikan pada 16 Juni 2026 malam, ketika Al Haris menyambut kepulangan jemaah haji Provinsi Jambi Kloter 13 di Asrama Haji Kota Baru Jambi. Di hadapan ratusan jemaah dan keluarga yang menjemput, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, namun masih terdapat sejumlah kekurangan, terutama saat jamaah menjalankan ibadah haji.
“Kami Pemerintah Provinsi Jambi memohon maaf sebesar-besarnya apabila sejak proses keberangkatan, selama berada di Tanah Suci hingga kembali ke daerah masih ada layanan yang belum memuaskan,” kata Al Haris pada 17 Juni 2026.
Al Haris juga mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jamaah Kloter 13 kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat. Ia menyebut tidak ada jamaah yang meninggal dunia dalam kloter tersebut.
“Alhamdulillah seluruh jamaah kembali dengan selamat. Kalau ada yang mengalami gangguan kesehatan, itu hal yang biasa mengingat padatnya rangkaian ibadah dan kondisi cuaca selama di Tanah Suci,” ujarnya.
Ia berharap seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan dapat membawa nilai-nilai kebaikan setelah kembali ke tengah masyarakat. Menurutnya, pelayanan haji akan terus menjadi perhatian pemerintah.
“Kita ingin setiap tahun pelayanan haji semakin meningkat, semakin nyaman dan semakin baik. Evaluasi akan terus dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” tegasnya.
Al Haris juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas haji dan tenaga kesehatan yang telah mendampingi jemaah selama menjalankan ibadah. Menurutnya, peran petugas sangat penting dalam memastikan jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan aman dan lancar.
Ia turut mengingatkan jemaah agar tetap menjaga kesehatan pasca-kepulangan dari Tanah Suci. Pemerintah daerah bersama instansi terkait, kata dia, akan terus memantau kondisi kesehatan jemaah untuk memastikan proses pemulihan berjalan baik.
“Yang terpenting sekarang jaga kesehatan, istirahat yang cukup dan tetap menjalankan aktivitas ibadah seperti biasa. Insya Allah seluruh rangkaian ibadah haji yang telah dijalankan menjadi amal yang diterima Allah SWT,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Al Haris menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus meningkatkan kualitas layanan haji, sekaligus mengingatkan para jemaah akan pentingnya menjaga kesehatan dan melanjutkan ibadah setelah kembali ke tanah air.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Polri Awasi Distribusi Jagung 2 Ton ke Gudang Bulog Lahat
Palembang Fokus Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Beri Komitmen
Harga Emas Antam Palembang Naik Rp 4.000 per Gram Hari Ini
Polda Sumsel Hadir di Pesantren Hari Bhayangkara ke‑80
Junaidi Tabrak Petir Saat Berburu di Sawah, Meninggal
BKSDA Tegaskan Anak Krakatau Bukan Destinasi Wisata
Berita Terbaru
SIM Keliling Medan Hadir di 5 Gerai, Warga Bisa Perpanjang SIM
Super Mario Bros. Kaset Tersegel Jual Rp 53,2 Miliar
Gus Ipul Sebut Prof. Nasaruddin Umar Calon Ketua PBNU
Guru PPPK Paruh Waktu Terbayar Lebih Rendah dari Honorer ini
Mahasiswa Malang Protest MBG, Tuntut Evaluasi Program
BookCabin Fair Medan 19‑21 Juni: Diskon & Cashback Lion
Pertamax Naik Rp16.250, Pertalite Harga Asli Rp18.040
Roberto Martinez selesaikan kontrak, fokus Piala Dunia
Polri Awasi Distribusi Jagung 2 Ton ke Gudang Bulog Lahat
Biodiesel B50 2026: Hasil Penghematan Devisa Rp 157 Triliun
