FIFA Konfirmasi Halftime Show Perdana di Final Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
FIFA mengonfirmasi akan ada pertunjukan di babak istirahat atau halftime show pada final Piala Dunia 2026. Ini adalah yang pertama kalinya dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Sejumlah musisi besar sudah dipastikan akan tampil, termasuk Justin Bieber, BTS, Madonna, Shakira, Burna Boy, dan Gustavo Dudamel. PS22 Chorus juga disebut akan berkolaborasi dengan Coldplay dalam acara ini.
Halftime show ini bukan sekadar hiburan. FIFA mengaitkannya dengan program amal bernama FIFA Global Citizen Education Fund. Tujuannya mengumpulkan dana sebesar 100 juta dolar AS untuk membantu pendidikan anak-anak di seluruh dunia. Dari setiap tiket yang terjual untuk Piala Dunia 2026, satu dolar AS akan dipotong dan disumbangkan ke program ini. Hingga saat ini, FIFA sudah berhasil mengumpulkan sekitar 50 juta dolar AS.
Justin Bieber mengaku merasa terhormat bisa tampil di ajang ini. Baginya, Piala Dunia adalah satu-satunya acara yang benar-benar bisa menyatukan orang dari berbagai negara. Ia juga senang karena penampilannya ikut membantu memperluas akses pendidikan untuk anak-anak. "Tidak ada hal lain yang bisa menyatukan dunia seperti Piala Dunia. Saya sangat bersyukur dapat terlibat dalam Halftime Show ini, dan jauh lebih bersyukur karena tahu acara ini sudah ikut membantu memperluas akses pendidikan untuk anak-anak di berbagai belahan dunia," kata Justin Bieber dalam pernyataan resmi FIFA.
Burna Boy, musisi asal Nigeria yang dikenal lewat lagu 'Dai Dai' saat berkolaborasi dengan Shakira, juga menyampaikan hal serupa. Ia bangga bisa menjadi perwakilan Afrika dalam pertunjukan yang pertama kali digelar di final Piala Dunia. "Piala Dunia adalah salah satu dari sedikit momen yang benar-benar bisa menyatukan seluruh dunia. Menjadi perwakilan Afrika dalam Halftime Show Final Piala Dunia yang pertama kali diadakan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang tidak saya anggap remeh," ujar Burna Boy. Ia menambahkan, "Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari sebuah pertunjukan yang tidak hanya merayakan sepak bola dan budaya, tetapi juga membantu menciptakan peluang yang lebih besar bagi anak-anak melalui pendidikan di seluruh dunia."
FIFA belum mengumumkan jadwal pasti pertandingan final Piala Dunia 2026. Turnamen ini akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dengan adanya halftime show, FIFA berharap bisa menarik lebih banyak perhatian publik sekaligus menggalang dana untuk pendidikan. Langkah ini menunjukkan bahwa sepak bola bisa menjadi alat untuk mendorong perubahan sosial, meskipun masih harus dilihat seberapa efektif program ini nantinya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
