FIFA Tangguhkan Hukuman Balogun, Pelatih Belgia Murka

Jaka M. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
FIFA Tangguhkan Hukuman Balogun, Pelatih Belgia Murka

Gambar atau konten salah?

Keputusan FIFA untuk menangguhkan hukuman Folarin Balogun mendapat respons pedas dari pelatih Belgia, Rudi Garcia. Striker tim nasional Amerika Serikat itu seharusnya menjalani skorsing setelah menerima kartu merah saat AS mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun Komite Disiplin FIFA justru mencabut sementara larangan bermain tersebut, sehingga Balogun diizinkan tampil melawan Belgia pada pertandingan babak 16 besar yang berlangsung Selasa (7 Juli 2026) pagi WIB.

Pemain berjuluk top skor AS di turnamen tahun ini itu pun bisa memperkuat timnya saat menghadapi Belgia. Langkah FIFA ini langsung dikritik keras oleh Garcia. Dalam konferensi pers yang dirilis Guardian, pelatih Belgia itu menyamakan keputusan tersebut dengan April Mop. "Saya tidak tahu kalau tanggal 5 Juli itu sama dengan 1 April (April Mop) di FIFA," ujarnya.

Lebih lanjut, Garcia menyinggung federasi sepak bola Belgia yang menurutnya belum bersikap. "Saya kira kita harus merujuk ke (pernyataan) federasi saya, federasi Belgia. Saya kira ada banyak hal di sana." Garcia juga menegaskan bahwa federasi seharusnya membela sepak bola secara luas, bukan sekadar tim nasional. "Federasi tidak membela dirinya sendiri, tidak membela tim nasional — mereka membela sepakbola secara umum. Membela integritasnya. Membela etosnya," kata Garcia menambahkan.

Keputusan kontroversial ini membuat Belgia harus menghadapi AS dengan kekuatan penuh lawan, termasuk Balogun yang menjadi andalan di lini depan. Garcia jelas tidak puas dengan kebijakan FIFA yang dinilainya tidak konsisten. Sementara itu, AS mendapat keuntungan besar karena bisa memainkan pemain kuncinya di laga hidup mati.

FIFAFolarin BalogunRudi Garciahukumankartu merahPiala Dunia 2026kontroversi

Komentar

Memuat komentar...