Bandung Zoo Bersiap Hidup Lagi
Gambar atau konten salah?
Bandung — Kebun Binatang Bandung, yang sempat vakum hampir setahun karena masalah internal, akhirnya bersiap hidup lagi. Tempat wisata legendaris di Kota Bandung ini kini dikelola oleh PT Fauna Land Ancol, atau biasa disebut Faunaland. Berbagai persiapan tengah dikebut. Tujuannya satu: agar kebun binatang ini bisa segera menerima pengunjung lagi.
Tanggal pembukaan resmi memang belum diumumkan. Tapi manajemen baru sudah bilang, mereka tidak ingin Bandung Zoo tutup terlalu lama. Potensi besar yang dimiliki kebun binatang ini jadi alasan utamanya.
Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi'i, menyampaikan bahwa Faunaland sudah berkomitmen untuk mempercepat proses pembukaan. "Kami juga sempat bertanya kepada pengelola Fauna Land. Menurut mereka, pembukaan akan dilakukan sesegera mungkin. Bagaimanapun mereka juga tidak mau Bandung Zoo ditutup terlalu lama karena potensinya sudah terlihat. Kalau terus tutup tentu banyak kerugiannya, terutama dari sisi pendapatan. Kami juga berharap secepatnya dibuka, meski belum tahu persis kapan waktunya," ujar Sulhan pada Minggu, 05 Juli 2026.
Sembari menunggu semua izin selesai, Faunaland langsung bergerak. Mereka membenahi berbagai kebutuhan operasional. Targetnya, Bandung Zoo siap menyambut wisatawan lagi.
Langkah pertama yang diambil adalah memastikan pasokan pakan untuk satwa tetap aman. Semua mitra penyedia pakan sudah dipanggil. Mereka berkoordinasi dengan manajemen baru. "Mereka sedang membereskan semua vendor pakan. Kemarin sudah rapat dengan seluruh vendor, total ada 15 vendor dan semuanya sudah oke. Mereka juga sudah berkenalan dengan manajemen Fauna Land," kata Sulhan.
Proses transisi juga menyentuh nasib para karyawan. Seluruh pegawai lama dipastikan tetap bekerja. Kini mereka berada di bawah pengelolaan Faunaland. "Karyawan juga sudah bertemu dengan manajemen Fauna Land dan semuanya sudah dinyatakan oke. Gaji bulan Juli nanti akan dibayarkan oleh Fauna Land. Sebelumnya, gaji bulan Juni dibayarkan oleh Pemkot Bandung," ujarnya.
Banyak pekerjaan rumah yang mulai diselesaikan sebelum Bandung Zoo dibuka kembali. Renovasi kandang, pembenahan fasilitas, penataan area parkir, sistem penjualan tiket, hingga pembagian tugas karyawan sedang dikerjakan. "Mereka juga tidak ingin terlalu lama. Keinginannya Bandung Zoo segera dibuka, kemudian kandang-kandang dan fasilitas yang perlu diperbaiki langsung dikerjakan. Soal parkir, sistem pertiketan, sampai penempatan tugas karyawan juga sedang dipersiapkan," jelas Sulhan.
Menurut Sulhan, Faunaland sudah melakukan inventarisasi berbagai fasilitas yang butuh perbaikan. Semua itu dilakukan agar operasional berjalan optimal pada hari pertama pembukaan nanti. "Mereka melakukan banyak pembenahan internal. Sudah mencatat banyak hal yang harus diperbaiki dan kami juga sudah menyampaikan berbagai kebutuhan yang diperlukan," ucap Sulhan.
Di tengah semua persiapan itu, kondisi ratusan satwa penghuni Bandung Zoo tetap terjaga. Saat ini ada 697 ekor satwa di dalamnya. Mereka terus mendapatkan perawatan rutin dari tim medis. "Kondisi satwa bagus. Total ada 697 ekor dan alhamdulillah sehat. Kalau ada yang sakit pasti ada saja, tapi langsung dibawa ke karantina dan ditangani oleh dua tim dokter kami," pungkas Sulhan.
Kebun binatang ini sempat mati suri karena konflik internal yang berlangsung hampir setahun. Kini, dengan pengelolaan baru, harapan untuk kembali beroperasi mulai terlihat. Faunaland tidak ingin terlalu lama menutup tempat ini. Potensi besar yang dimiliki Bandung Zoo, menurut mereka, sayang jika terus dibiarkan tidak berfungsi. Kerugian dari sisi pendapatan juga jadi pertimbangan.
Proses perizinan masih berjalan. Tapi Faunaland tidak menunggu semuanya selesai. Mereka langsung bergerak membenahi kebutuhan operasional. Langkah pertama adalah memastikan pasokan pakan satwa. Semua mitra penyedia pakan sudah dipanggil untuk berkoordinasi. Total ada 15 vendor, dan semuanya sudah oke. Mereka juga sudah berkenalan dengan manajemen Fauna Land.
Nasib karyawan juga jadi perhatian. Semua pegawai lama dipastikan tetap bekerja. Kini mereka berada di bawah pengelolaan Faunaland. "Karyawan juga sudah bertemu dengan manajemen Fauna Land dan semuanya sudah dinyatakan oke. Gaji bulan Juli nanti akan dibayarkan oleh Fauna Land. Sebelumnya, gaji bulan Juni dibayarkan oleh Pemkot Bandung," ujar Sulhan.
Berbagai fasilitas juga mulai dibenahi. Kandang-kandang yang perlu diperbaiki langsung dikerjakan. Area parkir ditata ulang. Sistem penjualan tiket juga diperbarui. Pembagian tugas seluruh karyawan sedang dipersiapkan. "Mereka juga tidak ingin terlalu lama. Keinginannya Bandung Zoo segera dibuka, kemudian kandang-kandang dan fasilitas yang perlu diperbaiki langsung dikerjakan. Soal parkir, sistem pertiketan, sampai penempatan tugas karyawan juga sedang dipersiapkan," jelas Sulhan.
Faunaland juga sudah melakukan inventarisasi berbagai fasilitas yang membutuhkan perbaikan. Tujuannya, agar operasional berjalan optimal pada hari pertama pembukaan nanti. "Mereka melakukan banyak pembenahan internal. Sudah mencatat banyak hal yang harus diperbaiki dan kami juga sudah menyampaikan berbagai kebutuhan yang diperlukan," ucap Sulhan.
Kondisi satwa di Bandung Zoo tetap terjaga. Saat ini ada 697 ekor satwa yang terus mendapatkan perawatan rutin dari tim medis. "Kondisi satwa bagus. Total ada 697 ekor dan alhamdulillah sehat. Kalau ada yang sakit pasti ada saja, tapi langsung dibawa ke karantina dan ditangani oleh dua tim dokter kami," pungkas Sulhan.
Kebun binatang ini sempat mati suri karena konflik internal yang berlangsung hampir setahun. Kini, dengan pengelolaan baru dari Faunaland, harapan untuk kembali beroperasi mulai terlihat. Manajemen baru tidak ingin Bandung Zoo tutup terlalu lama. Potensi besar yang dimiliki kebun binatang ini, menurut mereka, sayang jika terus dibiarkan tidak berfungsi. Kerugian dari sisi pendapatan juga jadi pertimbangan. Persiapan terus dilakukan, mulai dari memastikan pasokan pakan satwa, membenahi fasilitas, hingga mengatur nasib karyawan. Semua dilakukan agar Bandung Zoo bisa segera kembali menerima pengunjung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Satpol PP Gusur Lapak Cuanki Depan Masjid Pusdai
Gubernur Buka Jembatan Sukamenak, Sengketa Lahan Masih Mengganjal
DPRD Setuju, Wacana Ganti Nama Jabar Jadi Sunda Melaju
SIM Keliling Bandung: Jadwal 6-11 Juli 2026
Mobil Misterius di Bandung Viral, Dishub Turun Tangan
Warga Cilenga Bangun Saluran Air, Lahan Tidur 8.000 m² Jadi Lumbung Pangan
Berita Terbaru
Bandung Zoo Bersiap Hidup Lagi
Hiu Tutul Kembali Muncul di Perairan Pasuruan
Kopi Bisa Picu Gula Darah, Tergantung Kondisi Tubuh
Pantai Pondok Bali: Surga Senja di Jalur Pantura Subang
10 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan, Denda Dihapus
Brasil Tersingkir di 16 Besar Piala Dunia 2026, Catat Rekor Terburuk dalam 36 Tahun
Kemenhub Buka E-Kandidat Sipencatar 2026, Gratis
Kementerian PU Bentuk Satgas Antisipasi El Nino 2026